Pemerintahan
Data Story Diterbitkan Redaksi Minahasa Utara Breaking News Headline

Data Minahasa Utara 2025: Penduduk 232.848 Jiwa, PAD Rp131,56 Miliar, Wisatawan Capai 91.921 Orang

Data Minahasa Utara 2025 menunjukkan gambaran penting daerah, mulai dari luas wilayah, jumlah penduduk, komposisi DPRD, keuangan pemerintah, wisatawan, air bersih, kemiskinan, hingga kehidupan sosial keagamaan masyarakat.

Visual Story

Data Minahasa Utara 2025 mencatat penduduk 232.848 jiwa, PAD Rp131,56 miliar, wisatawan 91.921 orang, serta penguatan layanan air bersih, pemerintahan, dan sosial keagamaan daerah.

Refli Puasa
Ditulis oleh
Founder & Developer
Profil Penulis
Dipublikasikan
05 Juli 2026 12:10 WITA
Diperbarui
05 Jul 2026 13:51
Waktu Baca
5 menit
Dibaca
5 views
Data Minahasa Utara 2025
Artikel Premium · Data Story

Data Story

Data Minahasa Utara 2025 mencatat penduduk 232.848 jiwa, PAD Rp131,56 miliar, wisatawan 91.921 orang, serta penguatan layanan air bersih, pemerintahan, dan sosial keagamaan daerah.

Data Utama

232.848
jiwa
Jumlah penduduk Minahasa Utara pada 2025, terdiri dari 117.780 laki-laki dan 115.068 perempuan.
Rp131,56
miliar
Pendapatan Asli Daerah Minahasa Utara pada 2025, naik dari Rp118,95 miliar pada 2024.
91.921
wisatawan
Total wisatawan Minahasa Utara pada 2025, terdiri dari 40.201 wisatawan mancanegara dan 51.720 wisatawan nusantara.

Kutipan Utama

“Data Minahasa Utara 2025 memperlihatkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada angka keuangan, tetapi juga pada kekuatan penduduk, pelayanan dasar, pariwisata, infrastruktur air bersih, dan harmoni sosial masyarakat.”

— Manado.news

Catatan Data

2022
Total pendapatan daerah Minahasa Utara tercatat Rp1,070 triliun, sedangkan belanja daerah mencapai Rp1,029 triliun.
2024
PAD Minahasa Utara berada di angka Rp118,95 miliar. Belanja daerah mencapai Rp1,070 triliun.
2025
PAD naik menjadi Rp131,56 miliar. Jumlah penduduk tercatat 232.848 jiwa, wisatawan mencapai 91.921 orang, dan pelanggan air bersih mencapai 5.194 pelanggan.

Lokasi / Peta

Minahasa Utara, Sulawesi Utara.
Tautan peta tersedia pada versi digital artikel.

Dokumentasi Data

Artikel Premium Data Story

Cerita Visual

Data Minahasa Utara 2025 mencatat penduduk 232.848 jiwa, PAD Rp131,56 miliar, wisatawan 91.921 orang, serta penguatan layanan air bersih, pemerintahan, dan sosial keagamaan daerah.

Angka Penting

Data Ringkas
232.848
jiwa

Jumlah penduduk Minahasa Utara pada 2025, terdiri dari 117.780 laki-laki dan 115.068 perempuan.

Rp131,56
miliar

Pendapatan Asli Daerah Minahasa Utara pada 2025, naik dari Rp118,95 miliar pada 2024.

91.921
wisatawan

Total wisatawan Minahasa Utara pada 2025, terdiri dari 40.201 wisatawan mancanegara dan 51.720 wisatawan nusantara.

Kutipan Utama
“Data Minahasa Utara 2025 memperlihatkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada angka keuangan, tetapi juga pada kekuatan penduduk, pelayanan dasar, pariwisata, infrastruktur air bersih, dan harmoni sosial masyarakat.”
— Manado.news

Timeline Singkat

Kronologi
2022

Total pendapatan daerah Minahasa Utara tercatat Rp1,070 triliun, sedangkan belanja daerah mencapai Rp1,029 triliun.

2024

PAD Minahasa Utara berada di angka Rp118,95 miliar. Belanja daerah mencapai Rp1,070 triliun.

2025

PAD naik menjadi Rp131,56 miliar. Jumlah penduduk tercatat 232.848 jiwa, wisatawan mencapai 91.921 orang, dan pelanggan air bersih mencapai 5.194 pelanggan.

Lokasi / Peta
Minahasa Utara, Sulawesi Utara.
Buka Peta

Galeri Visual

3 Foto
Data Minahasa Utara 2025: Penduduk 232.848 Jiwa, PAD Rp131,56 Miliar, Wisatawan Capai 91.921 Orang
Data Minahasa Utara 2025: Penduduk 232.848 Jiwa, PAD Rp131,56 Miliar, Wisatawan Capai 91.921 Orang
Data Minahasa Utara 2025: Penduduk 232.848 Jiwa, PAD Rp131,56 Miliar, Wisatawan Capai 91.921 Orang

MINAHASA UTARA — Data Minahasa Utara 2025 menunjukkan sejumlah indikator penting pembangunan daerah. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 1.059,24 kilometer persegi dan terbagi ke dalam 10 kecamatan.

Dari sisi kependudukan, jumlah penduduk Minahasa Utara pada 2025 tercatat 232.848 jiwa. Jumlah tersebut terdiri dari 117.780 laki-laki dan 115.068 perempuan.

Struktur penduduk Minahasa Utara tersebar dalam berbagai kelompok umur. Kelompok usia dewasa muda 20–34 tahun menjadi salah satu kelompok terbesar dengan 63.082 jiwa. Sementara itu, kelompok remaja usia 10–19 tahun berjumlah 36.931 jiwa.

Data ini menunjukkan bahwa Minahasa Utara memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup besar. Karena itu, arah pembangunan daerah perlu memperhatikan kebutuhan pendidikan, kesehatan, lapangan kerja, dan layanan publik.

Minahasa Utara Memiliki 10 Kecamatan

Secara administratif, Minahasa Utara terdiri dari 10 kecamatan. Kecamatan tersebut meliputi Kema, Kauditan, Airmadidi, Kalawat, Dimembe, Talawaan, Wori, Likupang Barat, Likupang Timur, dan Likupang Selatan.

Kecamatan Likupang Timur menjadi wilayah terluas dengan luas 290,94 kilometer persegi. Sementara itu, Kecamatan Likupang Selatan menjadi wilayah terkecil dengan luas 11,82 kilometer persegi.

Kondisi geografis ini penting dalam perencanaan pembangunan. Wilayah yang luas membutuhkan pemerataan infrastruktur, akses layanan publik, dan konektivitas antarwilayah.

DPRD Minahasa Utara Diisi 30 Anggota

Pada sektor pemerintahan, DPRD Minahasa Utara memiliki 30 anggota legislatif. Dari jumlah tersebut, 23 orang merupakan laki-laki dan 7 orang perempuan.

Komposisi ini menunjukkan bahwa keterwakilan perempuan di DPRD Minahasa Utara mencapai sekitar 23 persen. Sementara itu, anggota laki-laki masih mendominasi dengan sekitar 77 persen.

Dari sisi partai politik, PDI Perjuangan tercatat sebagai partai dengan kursi terbanyak. Partai ini menempatkan 10 anggota di DPRD Minahasa Utara.

Komposisi DPRD tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembahasan kebijakan daerah. Sebab, keputusan pembangunan, anggaran, dan pelayanan publik akan melalui proses politik di lembaga legislatif.

PAD Minahasa Utara Naik pada 2025

Data keuangan pemerintah daerah menunjukkan Pendapatan Asli Daerah atau PAD Minahasa Utara pada 2025 mencapai Rp131,56 miliar.

Angka ini naik dibandingkan 2024 yang tercatat sebesar Rp118,95 miliar. Pada 2023, PAD Minahasa Utara berada di angka Rp129,23 miliar, sedangkan pada 2022 sebesar Rp114,25 miliar.

Total pendapatan pemerintah daerah pada 2025 tercatat Rp991,96 miliar. Jumlah tersebut terdiri dari PAD, dana perimbangan, serta lain-lain pendapatan yang sah.

Dana perimbangan masih menjadi komponen besar dalam pendapatan daerah. Pada 2025, dana perimbangan tercatat sebesar Rp849,53 miliar.

Belanja Daerah Capai Rp985,43 Miliar

Realisasi belanja Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara pada 2025 mencapai Rp985,43 miliar.

Angka ini lebih rendah dibandingkan 2024 yang mencapai Rp1,07 triliun. Pada 2023, belanja daerah tercatat Rp1,119 triliun, sedangkan pada 2022 sebesar Rp1,029 triliun.

Belanja langsung pada 2025 tercatat sebesar Rp809,35 miliar. Sementara itu, belanja tidak langsung mencapai Rp176,09 miliar.

Komponen belanja barang dan jasa tercatat Rp308,15 miliar. Sedangkan belanja modal mencapai Rp107,13 miliar.

Data ini menunjukkan bahwa pengelolaan belanja daerah tetap menjadi faktor penting dalam mendukung program pembangunan. Pemerintah daerah perlu memastikan belanja publik berdampak langsung bagi masyarakat.

Wisatawan Minahasa Utara Capai 91.921 Orang

Sektor pariwisata Minahasa Utara juga menunjukkan angka penting. Pada 2025, total wisatawan tercatat 91.921 orang.

Jumlah tersebut terdiri dari wisatawan mancanegara sebanyak 40.201 orang dan wisatawan nusantara sebanyak 51.720 orang.

Kunjungan wisatawan tertinggi tercatat pada April dengan 11.452 orang. Kemudian, Agustus mencatat 8.935 orang, dan Juli sebanyak 8.890 orang.

Angka ini menunjukkan bahwa pariwisata tetap menjadi salah satu sektor strategis Minahasa Utara. Apalagi, wilayah Likupang menjadi salah satu kawasan yang memiliki potensi wisata besar.

Pelanggan Air Bersih Capai 5.194

Data pelayanan air menunjukkan jumlah pelanggan air di Minahasa Utara pada 2025 mencapai 5.194 pelanggan.

Total air yang disalurkan tercatat 715.277 meter kubik. Sementara itu, total nilai dari air yang disalurkan mencapai Rp7,51 miliar.

Kecamatan Airmadidi dan Kalawat menjadi wilayah dengan jumlah pelanggan dan distribusi air yang cukup besar. Airmadidi mencatat 1.578 pelanggan, sedangkan Kalawat mencatat 1.190 pelanggan.

Pelayanan air bersih menjadi bagian penting dari layanan dasar masyarakat. Karena itu, pemerataan distribusi air perlu terus diperkuat, terutama di wilayah yang belum memiliki layanan optimal.

Garis Kemiskinan Naik

Data kemiskinan menunjukkan garis kemiskinan Minahasa Utara terus mengalami kenaikan. Pada 2017, garis kemiskinan berada di angka Rp294.308 per kapita per bulan.

Pada 2025, garis kemiskinan naik menjadi Rp453.321 per kapita per bulan.

Kenaikan garis kemiskinan ini menunjukkan perubahan kebutuhan minimum masyarakat. Karena itu, kebijakan pengentasan kemiskinan perlu memperhatikan daya beli, harga kebutuhan pokok, dan akses ekonomi keluarga rentan.

Data juga menampilkan jumlah penduduk miskin pada kisaran belasan ribu orang. Angka ini menjadi perhatian penting dalam kebijakan sosial, perlindungan masyarakat, dan pemberdayaan ekonomi.

Kristen Protestan Jadi Kelompok Agama Terbesar

Dari sisi sosial keagamaan, penduduk Kristen Protestan menjadi kelompok agama terbesar di Minahasa Utara. Jumlahnya tercatat 171.126 jiwa.

Penduduk beragama Islam tercatat 45.331 jiwa. Sementara itu, penduduk Katolik berjumlah 16.063 jiwa.

Penduduk beragama Hindu tercatat 225 jiwa, Buddha 99 jiwa, Konghucu 2 jiwa, dan lainnya 2 jiwa.

Data ini menunjukkan keberagaman sosial masyarakat Minahasa Utara. Harmoni antarumat beragama menjadi modal sosial penting dalam pembangunan daerah.

Rumah Ibadah Didominasi Gereja Protestan

Jumlah tempat peribadatan di Minahasa Utara pada 2025 juga menunjukkan dominasi gereja Protestan.

Data mencatat terdapat 725 gereja Protestan di Minahasa Utara. Selain itu, terdapat 55 gereja Katolik.

Sementara itu, rumah ibadah umat Islam terdiri dari 68 masjid dan 14 mushola.

Sebaran rumah ibadah ini menggambarkan karakter sosial dan keagamaan masyarakat Minahasa Utara. Pemerintah daerah tetap perlu menjaga kerukunan serta memastikan pelayanan sosial berjalan merata.

Perkembangan statistik daerah turut tergambar dalam laporan Data Kepulauan Sangihe 2026: Penduduk 136.393 Jiwa, Pendapatan Daerah Rp874,74 Miliar.

Dalam isu terkait, baca juga laporan Pendapatan Pemerintah Bolsel 2025 Tercatat Rp316,08 Miliar, Belanja Capai Rp332,91 Miliar.

Bagikan Artikel
Facebook X WhatsApp Link disalin
Sumber & Atribusi

Transparansi Redaksi

Sumber
Via
Dokumen Publik

Informasi sumber ditampilkan untuk transparansi redaksi dan atribusi pemberitaan.

Rekomendasi Redaksi

Berita Terkait

Dipilih otomatis berdasarkan topik, kategori, wilayah, tag, popularitas, dan kedekatan isi berita.

6 rekomendasi
Topik terkait:
Refli Puasa
Tentang Penulis

Refli Puasa — Founder & Developer

Refli Hertanto Puasa adalah pendiri dan pengembang Manado.news yang bergabung di dunia jurnalistik sejak 2009. Ia memiliki minat pada fotografi, videografi dan traveling, dengan ke...

Redaksi manado.news

Koreksi atau informasi tambahan?

Pembaca dapat menghubungi redaksi untuk memberikan koreksi, data tambahan, atau klarifikasi terkait berita ini.

Hubungi Redaksi