MANADO — Jumlah anggota DPRD Kota Manado pada 2025 tercatat sebanyak 40 orang. Data itu menunjukkan keterwakilan perempuan lebih tinggi dibanding laki-laki di lembaga legislatif daerah tersebut.
Berdasarkan tabel jumlah anggota DPRD menurut partai politik dan jenis kelamin, anggota perempuan mencapai 22 orang. Sementara itu, anggota laki-laki berjumlah 18 orang.
Komposisi ini memberi gambaran bahwa keterwakilan perempuan di DPRD Kota Manado cukup kuat. Selain itu, data tersebut juga menunjukkan sebaran kursi legislatif pada masing-masing partai politik.
PDI Perjuangan Jadi Partai dengan Kursi Terbanyak
PDI Perjuangan menjadi partai dengan jumlah anggota DPRD Kota Manado terbanyak pada 2025. Partai ini memiliki 16 kursi, terdiri dari 7 laki-laki dan 9 perempuan.
Partai Gerakan Indonesia Raya menempati posisi berikutnya dengan 6 kursi. Komposisinya seimbang, yakni 3 laki-laki dan 3 perempuan.
Partai Golkar dan Partai Demokrat sama-sama mengisi 5 kursi. Golkar memiliki 2 anggota laki-laki dan 3 perempuan, sedangkan Demokrat mencatat 1 laki-laki dan 4 perempuan.
Partai Nasional Demokrat serta Partai Keadilan Sejahtera masing-masing memiliki 2 kursi. Keduanya juga mencatat komposisi yang sama, yakni 1 laki-laki dan 1 perempuan.
Sejumlah Partai Miliki Keterwakilan Terbatas
Partai Persatuan Indonesia memiliki 2 kursi di DPRD Kota Manado. Seluruh kursi partai ini diisi anggota laki-laki.
Partai Solidaritas Indonesia mencatat 1 kursi, yang diisi anggota perempuan. Sementara itu, Partai Amanat Nasional memiliki 1 kursi yang diisi anggota laki-laki.
Pada data yang sama, Partai Hati Nurani Rakyat tidak tercatat memiliki kursi di DPRD Kota Manado pada 2025. Karena itu, total keseluruhan anggota tetap berada pada angka 40 orang.
Data ini memperlihatkan peta politik DPRD Kota Manado cukup beragam. Namun, PDI Perjuangan masih menjadi kekuatan utama dalam komposisi kursi legislatif.
Keterwakilan Perempuan Jadi Sorotan
Jumlah anggota perempuan yang lebih besar dibanding laki-laki menjadi poin penting dalam komposisi DPRD Kota Manado 2025. Kondisi ini menunjukkan peran perempuan di ranah politik lokal semakin kuat.
Selain memperlihatkan distribusi kekuatan partai, data tersebut juga memberi gambaran soal representasi gender dalam lembaga legislatif. Dengan demikian, DPRD Kota Manado memiliki komposisi yang relatif berimbang, bahkan cenderung lebih banyak perempuan.
Informasi ini bersumber dari Sekretariat DPRD Kota Manado. Data tersebut menjadi bagian dari statistik pemerintahan daerah tahun 2025.