Olahraga
Berita Redaksi Diterbitkan Redaksi Manado Breaking News Headline

National Series 2 Panjat Tebing Piala Wali Kota Manado 2026 Resmi Berakhir

Piala Wali Kota Manado 2026 mempertemukan atlet berbagai daerah sekaligus memperkuat pembinaan panjat tebing di Sulawesi Utara.

Refli Puasa
Ditulis oleh
Founder & Developer
Profil Penulis
Dipublikasikan
12 Juli 2026 20:15 WITA
Diperbarui
12 Jul 2026 22:10
Waktu Baca
5 menit
Dibaca
18 views
Kejuaraan Panjat Tebing Manado 2026

MANADO — National Series 2 Panjat Tebing Piala Wali Kota Manado 2026 resmi berakhir di Taman Berkat, Sabtu, 11 Juli 2026. Kejuaraan tersebut menghadirkan atlet dari berbagai daerah dengan persaingan ketat pada sejumlah kategori.

Ketua FPTI Sulawesi Utara Richard Sualang memimpin langsung upacara penutupan. Wakil Wali Kota Manado itu juga menyerahkan penghargaan kepada para pemenang.

Kompetisi berlangsung sejak 8 Juli 2026 dan menjadi bagian dari peringatan HUT ke-403 Kota Manado. Panitia mempertandingkan kategori Speed World Record, Lead Kelompok Umur 15 Tahun, dan Lead Umum.

Richard menilai kejuaraan tersebut memberi kontribusi penting bagi perkembangan panjat tebing Sulawesi Utara. Selain itu, agenda nasional tersebut membuka ruang kompetisi bagi atlet muda.

“Kejuaraan ini menjadi barometer penting dalam pembinaan panjat tebing di Sulawesi Utara,” kata Richard.

Ia berharap daerah terus melahirkan atlet berprestasi pada tingkat provinsi, nasional, dan internasional. Karena itu, pembinaan berkelanjutan harus menjadi perhatian bersama.

Richard Sualang Apresiasi Dukungan Pengurus Pusat FPTI

Richard menyampaikan apresiasi kepada Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia. Dukungan tersebut membantu panitia menjaga kualitas Piala Wali Kota Manado 2026.

Ia secara khusus berterima kasih kepada Ir. Florentianus Hendrikus Muter dan seluruh jajarannya. Para juri nasional juga ikut memastikan kompetisi berjalan sesuai ketentuan.

Presiden juri dan route setter nasional hadir langsung di Manado. Kehadiran mereka menjaga kualitas lintasan serta standar penilaian pertandingan.

Menurut Richard, standar kompetisi yang kuat akan meningkatkan pengalaman para atlet. Selanjutnya, peserta dapat mengukur kemampuan melalui pertandingan yang objektif dan profesional.

Pemerintah Kota Manado juga mengapresiasi seluruh panitia. Mereka bekerja sejak masa persiapan hingga penutupan kejuaraan.

Dukungan berbagai pihak membuat pertandingan berjalan lancar dan meriah. Sementara itu, peserta dari luar daerah ikut memperkuat atmosfer kompetisi.

“Selamat kepada para juara dan tetap semangat bagi atlet yang belum berhasil,” ujar Richard.

Ia juga berharap agenda serupa kembali berlangsung pada tahun berikutnya. Turnamen tahunan dapat memperluas kesempatan atlet untuk meningkatkan prestasi.

Michael Owen dan Alnany Yer Khadijah Juara Speed

Kategori Speed World Record Umum menjadi salah satu pertandingan utama. Michael Owen Parn Orosan Siburian meraih gelar terbaik pada sektor putra.

Atlet asal Kalimantan Timur tersebut mengungguli Ramaski Aswin Kristianto. Ramaski mewakili DI Yogyakarta dan Adikarta Sport Climbing Kulon Progo.

Jasson Angel Rossy Oue dari Jawa Timur menempati posisi ketiga. Ketiga atlet menunjukkan kecepatan tinggi sepanjang babak penentuan.

Pada sektor putri, Alnany Yer Khadijah dari DKI Jakarta merebut juara pertama. Aninda Laili Arsyiah, juga dari DKI Jakarta, berada di posisi kedua.

Sabrina Syarifah Calidris dari Banten melengkapi podium. Ia mengakhiri kategori tersebut sebagai peraih peringkat ketiga.

Berikut hasil kategori Speed World Record Umum:

Speed World Record Umum Putra

  1. Michael Owen Parn Orosan Siburian — Kalimantan Timur

  2. Ramaski Aswin Kristianto — DI Yogyakarta/Adikarta Sport Climbing Kulon Progo

  3. Jasson Angel Rossy Oue — Jawa Timur

Speed World Record Umum Putri

  1. Alnany Yer Khadijah — DKI Jakarta

  2. Aninda Laili Arsyiah — DKI Jakarta

  3. Sabrina Syarifah Calidris — Banten

Atlet Makassar Kuasai Lead Kelompok Umur 15 Tahun

Kategori Lead Kelompok Umur 15 Tahun berlangsung pada Jumat, 10 Juli 2026. Atlet muda dari Makassar mendominasi sejumlah posisi podium.

Muh Bachir Nur Faathir dari ECC Makassar meraih juara pertama sektor putra. Rekannya, Muh Sahid Saputra, menempati posisi kedua.

M Dwi Nurahman Atthariq dari EBCC Kutai Timur meraih peringkat ketiga. Hasil tersebut memperlihatkan persaingan kuat antarklub pembinaan usia muda.

Pada sektor putri, Mirsani Wazirah Shidiqah dari EDC Makassar keluar sebagai juara. A Ashila Salas Anggraeni dari Grimper menyusul di posisi kedua.

Sarwa Nur Amira dari EDC Makassar menutup daftar podium. Ia berhasil mengamankan posisi ketiga pada pertandingan tersebut.

Berikut daftar pemenang Lead KU 15 Tahun:

Lead KU 15 Tahun Putra

  1. Muh Bachir Nur Faathir — ECC Makassar

  2. Muh Sahid Saputra — ECC Makassar

  3. M Dwi Nurahman Atthariq — EBCC Kutai Timur

Lead KU 15 Tahun Putri

  1. Mirsani Wazirah Shidiqah — EDC Makassar

  2. A Ashila Salas Anggraeni — Grimper

  3. Sarwa Nur Amira — EDC Makassar

Ravianto Ramadhan dan Indah Tiara Menangi Lead Umum

Kategori Lead Umum menghadirkan persaingan atlet dari sejumlah provinsi. Ravianto Ramadhan asal DKI Jakarta meraih juara pertama sektor putra.

Mahesa Caesar dari Sulawesi Selatan menempati urutan kedua. Sementara itu, Muh Firdaus dari EDC Makassar meraih posisi ketiga.

Indah Tiara Azzahra tampil terbaik pada sektor putri. Atlet GoClimb Kalimantan Selatan tersebut berhasil mengungguli seluruh pesaingnya.

Sukma Lintang Cahyani dari DI Yogyakarta meraih peringkat kedua. Kemudian, Cantika S Amabelle dari 3R SCC Tangerang Selatan menempati posisi ketiga.

Berikut hasil lengkap kategori Lead Umum:

Lead Umum Putra

  1. Ravianto Ramadhan — DKI Jakarta

  2. Mahesa Caesar — Sulawesi Selatan

  3. Muh Firdaus — EDC Makassar

Lead Umum Putri

  1. Indah Tiara Azzahra — GoClimb Kalimantan Selatan

  2. Sukma Lintang Cahyani — DI Yogyakarta

  3. Cantika S Amabelle — 3R SCC Tangerang Selatan

Kejuaraan Dorong Regenerasi Atlet Panjat Tebing

Keberhasilan Piala Wali Kota Manado 2026 memperkuat komitmen pemerintah dan FPTI Sulawesi Utara. Keduanya ingin memperluas pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Kompetisi nasional memberi kesempatan atlet muda menghadapi lawan dari berbagai daerah. Selain itu, mereka dapat mempelajari strategi dan teknik pertandingan.

Kehadiran perangkat pertandingan nasional juga meningkatkan mutu kejuaraan. Karena itu, atlet memperoleh pengalaman kompetisi dengan standar lebih tinggi.

Pemerintah Kota Manado berharap agenda tersebut memberi dampak jangka panjang. Pembinaan yang konsisten dapat menghasilkan atlet kompetitif pada tingkat nasional dan global.

Kejuaraan ini juga memperkuat posisi Manado sebagai tuan rumah kegiatan olahraga nasional. Selanjutnya, kota tersebut berpeluang menggelar lebih banyak kompetisi prestisius.

Melalui National Series 2, pemerintah menggabungkan perayaan hari jadi dengan pengembangan prestasi olahraga. Langkah tersebut sekaligus memberi ruang kepada generasi baru panjat tebing.

Dalam agenda pemerintahan lainnya, simak laporan Kejuaraan Bulutangkis Wali Kota Cup 2026 Dibuka, Tomohon Siapkan Atlet Menuju Porprov Sulut.

Perkembangan pemerintahan daerah juga dapat dilihat melalui laporan Sulawesi Drag Series Piala Bupati Bolmong Ditutup, Yusra Alhabsyi Apresiasi IMI dan Panitia.

Bagikan Artikel
Facebook X WhatsApp Link disalin
Rekomendasi Redaksi

Berita Terkait

Dipilih otomatis berdasarkan topik, kategori, wilayah, tag, popularitas, dan kedekatan isi berita.

6 rekomendasi
Topik terkait:
Refli Puasa
Tentang Penulis

Refli Puasa — Founder & Developer

Refli Hertanto Puasa adalah pendiri dan pengembang Manado.news yang bergabung di dunia jurnalistik sejak 2009. Ia memiliki minat pada fotografi, videografi dan traveling, dengan ke...

Redaksi manado.news

Koreksi atau informasi tambahan?

Pembaca dapat menghubungi redaksi untuk memberikan koreksi, data tambahan, atau klarifikasi terkait berita ini.

Hubungi Redaksi