BOLTARA — Tim Pembina Posyandu Boltara masa bakti 2026-2030 resmi dikukuhkan oleh Bupati Bolaang Mongondow Utara, Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev. Pengukuhan berlangsung di Lantai III Kantor Bupati Boltara, Rabu, 1 Juli 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sirajudin juga melantik jajaran Tim Pembina Pos Layanan Terpadu Kabupaten Boltara. Tim ini akan menjalankan peran strategis dalam memperkuat layanan dasar masyarakat.
Bupati mengatakan, pengukuhan Tim Pembina Posyandu Boltara menjadi langkah penting untuk mengoptimalkan enam standar pelayanan minimal. Karena itu, ia meminta seluruh unsur terkait bekerja lebih terarah.
Menurutnya, Posyandu tidak hanya berperan dalam layanan kesehatan. Namun, Posyandu juga menjadi ruang edukasi, pendampingan, dan deteksi dini persoalan masyarakat.
Bupati Tekankan Koordinasi Antar-OPD
Sirajudin menegaskan, keberhasilan program Posyandu membutuhkan koordinasi kuat antarorganisasi perangkat daerah. Selain itu, sinergi lintas sektor harus berjalan konsisten.
Ia meminta setiap OPD mendukung pelaksanaan Posyandu sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Dengan begitu, pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih maksimal.
Bupati juga menekankan komitmen Pemerintah Daerah Boltara dalam menghadirkan solusi nyata. Program yang dijalankan harus menjawab persoalan yang membutuhkan penanganan khusus.
“Pelantikan ini sangat strategis dalam rangka memaksimalkan tugas-tugas kita dalam menjawab optimalisasi enam standar pelayanan minimal,” ujar Bupati.
Posyandu Didorong Tangani Stunting dan Gizi Buruk
Dalam arahannya, Bupati berharap Tim Pembina Posyandu Boltara mampu memperkuat edukasi kepada para kader. Ia ingin ekosistem kerja Posyandu berjalan lebih baik dan terarah.
Selain itu, Tim Posyandu juga diminta aktif mengadvokasi kasus gizi buruk, stunting, anak putus sekolah, dan persoalan sosial lainnya. Menurut Bupati, isu tersebut harus ditangani secara serius bersama.
Ia menilai kader Posyandu memiliki peran penting di tingkat desa dan kelurahan. Sebab, kader menjadi ujung tombak pelayanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Karena itu, Pemkab Boltara mendorong Posyandu menjadi pusat layanan yang lebih responsif. Posyandu harus hadir sebagai bagian dari solusi pelayanan dasar masyarakat.
Bantuan Posyandu Diserahkan Secara Simbolis
Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pengukuhan. Setelah itu, pemerintah daerah menyerahkan bantuan Posyandu secara simbolis.
Penyerahan bantuan ini menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan layanan Posyandu di Kabupaten Boltara. Pemerintah berharap bantuan tersebut dapat menunjang kerja kader di lapangan.
Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua TP PKK Boltara, Ny. Ening Sutrisni Lasena Adam, S.ST. Hadir pula Sekretaris TP PKK, Ny. Moy Olivia Pontoh Mamonto.
Selain itu, hadir Sekretaris Daerah dr. Jusnan C. Mokoginta, MARS, Ketua DWP drg. Firlia Mokoagow, para asisten sekda, pimpinan OPD, serta seluruh anggota Tim Posyandu.
Komitmen serupa juga disampaikan Sirajudin Lasena tegaskan Komitmen Perkuat Petani dan Nelayan Boltara.
Sementara itu, kegiatan pemerintahan terkait juga terlihat dalam laporan Bupati Boltara Gerak Cepat Normalisasi Irigasi Petani Ollot
Untuk konteks penguatan data dan layanan ekonomi, simak laporan Boltara Raih WTP 10 Kali, Sirajudin Lasena Ingatkan APBD Harus Lebih Berdampak.Bersatu.
Perkembangan pemerintahan daerah juga dapat dilihat melalui laporan Bupati Boltara Terima Audiensi IKA-PMII, Bahas Pelantikan dan Jambore Pergerakan.
Baca juga langkah Kwarcab Boltara buka KMD Pramuka, Dorong Pembina Profesional dan Berintegritas.