Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara menggelar Bimtek Posyandu Boltara untuk memperkuat pengelolaan layanan kesehatan dasar. Kegiatan ini berlangsung di Coconut Beach Resto, kawasan wisata Pantai Batu Pinagut, Selasa, 7 Juli 2026.
Bupati Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin Lasena, membuka langsung kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Posyandu memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Menurut Bupati, Posyandu menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan dasar di desa. Karena itu, pengelolaannya harus berjalan aktif, terintegrasi, dan berkualitas.
Selain memperkuat layanan kesehatan, Posyandu juga mendukung penurunan stunting. Program ini turut menyasar pencegahan penyakit serta peningkatan kesehatan ibu dan anak.
Tim Pembina Posyandu Diminta Perkuat Pendampingan
Sirajudin Lasena mengatakan Tim Pembina Posyandu memegang peran penting dalam menjaga kualitas layanan. Tim tersebut harus memastikan Posyandu berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Melalui bimtek ini, Bupati berharap kapasitas Tim Pembina Posyandu semakin meningkat. Dengan begitu, pembinaan dan pendampingan kepada kader desa dapat berjalan lebih efektif.
“Tim Pembina Posyandu memiliki peran penting untuk memastikan Posyandu berjalan aktif, terintegrasi, dan berkualitas,” ujar Bupati.
Ia menambahkan, tim pembina harus mampu melakukan monitoring secara terukur. Selain itu, pendampingan perlu menyentuh administrasi, layanan, dan kualitas kegiatan di lapangan.
Bupati juga menekankan bahwa Posyandu tidak boleh hanya menjadi tempat pelayanan rutin. Menurutnya, Posyandu harus berkembang menjadi pusat edukasi kesehatan keluarga.
“Posyandu harus menjadi rumah sehat bagi masyarakat,” tegas Sirajudin. Ia menyebut layanan Posyandu harus mencakup edukasi gizi, tumbuh kembang anak, dan pemberdayaan keluarga.
Bimtek Bahas Tata Kelola dan Standar Layanan
Bimtek Posyandu Boltara bertujuan meningkatkan pemahaman peserta tentang kebijakan dan tata kelola Posyandu. Materi kegiatan juga mencakup administrasi serta integrasi layanan kesehatan.
Dinas Kesehatan menyiapkan kegiatan ini untuk memperkuat penerapan 6 Standar Pelayanan Minimal bidang kesehatan. Dengan standar tersebut, layanan Posyandu diharapkan lebih terarah.
Selain itu, kegiatan ini mendorong kesamaan pemahaman antara pembina tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa. Koordinasi lintas tingkat sangat penting agar pembinaan tidak berjalan sendiri-sendiri.
Peserta bimtek berasal dari Tim Pembina Posyandu tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa se-Boltara. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama dalam memperbaiki layanan dasar.
Pemerintah daerah menilai Posyandu berperan besar dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Oleh karena itu, kader dan tim pembina perlu terus mendapat penguatan.
Melalui Bimtek Posyandu Boltara, pemerintah berharap layanan kesehatan desa semakin responsif. Pada akhirnya, Posyandu dapat menjadi pusat pelayanan, edukasi, dan pemberdayaan keluarga di Bolaang Mongondow Utara.
Untuk konteks kebijakan daerah, baca juga laporan Bupati Sirajudin Kukuhkan Tim Pembina Posyandu Boltara Masa Bakti 2026-2030.
Di sektor ekonomi daerah, baca juga laporan Boltara Raih WTP 10 Kali, Sirajudin Lasena Ingatkan APBD Harus Lebih Berdampak.
Sikap pemerintah daerah juga terlihat melalui laporan Usai Arahan Presiden Prabowo di PENAS XVII, Sirajudin Lasena Tegaskan Komitmen Perkuat Petani dan Nelayan Boltara.
Perkembangan pemerintahan daerah juga dapat dilihat melalui laporan Bupati Boltara Gerak Cepat Normalisasi Irigasi Petani Ollot Bersatu.
Sementara itu, kegiatan pemerintahan terkait juga terlihat dalam laporan BPD Boltara Diperkuat Lewat Pertemuan ABPEDNAS Sulut, Bupati Sirajudin tekankan Kolaborasi Desa.