Pemerintahan
Berita Redaksi Diterbitkan Redaksi Bolaang Mongondow Selatan

Wabup Bolsel Serahkan Bantuan Rumah DAK Tematik PPKT di Motandoi Selatan

Wabup Bolsel Deddy Abdul Hamid menyerahkan bantuan rumah DAK Tematik PPKT 2025 di Desa Motandoi Selatan untuk mempercepat penanganan kemiskinan ekstrem.

Warstef Abisada
Ditulis oleh
Reporter Bitung
Profil Penulis
Dipublikasikan
29 Juni 2026 20:09 WITA
Diperbarui
29 Jun 2026 22:14
Waktu Baca
3 menit
Dibaca
5 views
bantuan rumah DAK Tematik PPKT

BOLSELWabup Bolsel Deddy Abdul Hamid menyerahkan bantuan rumah melalui Program Dana Alokasi Khusus atau DAK Tematik Penuntasan Kemiskinan Ekstrem Tahun 2025 di Balai Desa Motandoi Selatan, Kecamatan Pinolosian Timur, Senin (29/6/2026).

Program tersebut menyasar masyarakat penerima manfaat agar memiliki hunian yang lebih layak, sehat, dan nyaman. Selain itu, bantuan rumah DAK Tematik PPKT juga mendukung penyediaan infrastruktur dasar bagi warga.

Penyerahan bantuan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan dalam mempercepat penanganan kemiskinan ekstrem. Pemerintah daerah menilai rumah layak huni dapat mendorong kualitas hidup masyarakat.

Dalam sambutannya, Wabup Bolsel menegaskan bahwa program ini tidak hanya membangun rumah. Namun, pemerintah juga menghadirkan kawasan permukiman yang didukung air bersih dan sanitasi memadai.

“Program ini tidak hanya membangun rumah, tetapi juga menghadirkan lingkungan yang layak huni dengan dukungan akses air bersih dan sanitasi. Harapannya, kualitas hidup, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat,” ujar Deddy.

Rumah Layak Huni Dukung Penanganan Kemiskinan Ekstrem

Deddy menjelaskan, bantuan rumah DAK Tematik PPKT memiliki tujuan besar dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, pemerintah tidak hanya menyiapkan bangunan fisik.

Menurutnya, kawasan perumahan tersebut sudah dilengkapi fasilitas dasar. Beberapa di antaranya meliputi jaringan air minum bersih dan sistem sanitasi.

Fasilitas itu diharapkan menciptakan lingkungan sehat bagi para penerima manfaat. Dengan begitu, masyarakat dapat tinggal lebih nyaman bersama keluarga.

Wabup Bolsel juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Menurutnya, program tersebut lahir dari sinergi sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan.

“Program ini tidak mungkin terwujud tanpa kolaborasi yang solid. Pemerintah pusat memberikan dukungan kebijakan dan anggaran, pemerintah daerah mengawal pelaksanaannya, dan seluruh proses dilakukan secara adil tanpa tebang pilih,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada kementerian, perangkat daerah, pemerintah desa, dan para pekerja. Mereka dinilai berperan penting dalam penyelesaian pembangunan rumah tersebut.

Warga Diminta Rawat Rumah dan Jaga Lingkungan

Wabup Bolsel yang akrab disapa Ko’ Deddy meminta penerima manfaat menjaga rumah bantuan tersebut. Menurutnya, rumah itu harus menjadi modal untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga.

Selain merawat bangunan, warga juga diminta menjaga fasilitas pendukung. Langkah itu penting agar kawasan permukiman tetap tertata dan nyaman.

Deddy menitipkan tiga pesan kepada para penerima bantuan. Pertama, warga harus menjaga dan merawat rumah beserta fasilitas pendukungnya.

Kedua, masyarakat perlu membiasakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat atau PHBS. Karena itu, sanitasi dan kebersihan lingkungan harus terus dijaga.

Ketiga, warga diminta memperkuat gotong royong di kawasan permukiman. Dengan kebersamaan, lingkungan akan tetap bersih, sehat, dan layak huni.

Motandoi Selatan Jadi Tahap Kedua Program

Kepala Bapelitbangda Bolsel, Rikson Paputungan, melaporkan bahwa pembangunan di Desa Motandoi Selatan merupakan tahap kedua. Sebelumnya, program DAK Tematik PPKT telah sukses berjalan di Desa Bakida.

Rikson menyebut program ini bertujuan menciptakan kawasan permukiman yang lebih layak. Selain itu, pemerintah ingin menjauhkan masyarakat dari kawasan kumuh.

“Tujuan utama program ini adalah menciptakan kawasan permukiman yang layak sehingga masyarakat merasa nyaman dan terhindar dari kawasan kumuh. Rumah ini diharapkan menjadi tempat berkumpul keluarga yang aman, nyaman, dan penuh berkah,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, pemerintah daerah menyerahkan kunci rumah kepada penerima manfaat. Sementara itu, Sertifikat Hak Milik atau SHM akan diserahkan secara resmi pada HUT ke-18 Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.

Rikson mengatakan penyerahan SHM dijadwalkan berlangsung pada 21 Juli 2026. Momentum itu akan menjadi bagian dari peringatan hari ulang tahun daerah.

Program DAK Tematik PPKT diharapkan menjadi instrumen strategis untuk menekan kemiskinan ekstrem di Bolsel. Selain itu, program ini juga mendorong peningkatan kualitas permukiman secara berkelanjutan.

Melalui bantuan rumah tersebut, pemerintah daerah berharap masyarakat dapat hidup lebih sehat dan produktif. Karena itu, penerima manfaat diminta menjadikan rumah sebagai awal perubahan ekonomi keluarga.

Simak perkembangan Pendapatan Pemerintah Bolsel 2025 yang tercatat Rp316,08 miliar, sementara belanja daerah mencapai Rp332,91 miliar dalam pengelolaan keuangan daerah.

Bagikan Artikel
Facebook X WhatsApp Link disalin
Warstef Abisada
Tentang Penulis

Warstef Abisada — Reporter Bitung

Jurnalis/redaksi manado.news yang bertugas menyajikan informasi terkini, akurat, dan relevan untuk pembaca Sulawesi Utara.

Redaksi manado.news

Koreksi atau informasi tambahan?

Pembaca dapat menghubungi redaksi untuk memberikan koreksi, data tambahan, atau klarifikasi terkait berita ini.

Hubungi Redaksi