Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow mempercepat penegasan batas desa Bolmong untuk memperkuat tertib administrasi wilayah. Langkah ini juga mendukung sinkronisasi tata ruang desa agar pembangunan berjalan lebih tepat sasaran.
Wakil Bupati Bolaang Mongondow Dony Lumenta memimpin rapat pemaparan hasil penetapan dan penegasan batas desa. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Bupati, Selasa, 7 Juli 2026.
Agenda tersebut menjadi bagian dari Integrated Land Administration and Spatial Planning Project atau ILASPP. Program ini mendorong kepastian batas wilayah administrasi desa secara terukur, akurat, dan terintegrasi.
Selain itu, ILASPP membantu pemerintah daerah menyelaraskan batas desa dengan dokumen tata ruang. Dengan begitu, data wilayah dapat menjadi dasar perencanaan pembangunan yang lebih kuat.
Tim Teknis Kemendagri Paparkan Tahapan Batas Desa
Dalam rapat tersebut, Tim Teknis dari Kementerian Dalam Negeri memaparkan tahapan penegasan dan penetapan batas desa. Paparan itu menjadi bagian penting dalam penyusunan data wilayah yang lebih valid.
Fokus pembahasan meliputi garis batas antar-desa dan antar-kecamatan di Kabupaten Bolaang Mongondow. Pemerintah daerah ingin setiap batas wilayah memiliki dasar yang jelas.
Dony Lumenta menegaskan bahwa kejelasan batas desa menjadi fondasi penting pemerintahan daerah. Menurutnya, batas yang pasti tidak hanya menyangkut administrasi.
Namun, batas desa juga memengaruhi pelayanan publik, pembangunan, dan kepastian hukum. Karena itu, pemerintah daerah perlu menyelesaikan penegasan batas secara serius.
“Penegasan batas desa sangat penting untuk memastikan tertib administrasi pemerintahan,” ujar Dony dalam rapat tersebut.
Ia menambahkan, kepastian batas wilayah membantu pemerintah menyusun program lebih tepat sasaran. Selain itu, langkah ini dapat mengurangi potensi konflik di tingkat desa.
Pemkab Bolmong Cegah Tumpang Tindih Administrasi
Pemkab Bolaang Mongondow menilai sinkronisasi batas wilayah dan tata ruang sangat penting. Data yang tidak selaras dapat memicu tumpang tindih administrasi.
Karena itu, program ILASPP diharapkan membuat proses penetapan batas desa berjalan lebih sistematis. Pemerintah daerah juga ingin hasilnya dapat digunakan lintas perangkat daerah.
Penegasan batas desa Bolmong akan memberi kepastian bagi pemerintah desa. Dengan data yang jelas, desa dapat menyusun rencana pembangunan sesuai wilayah kewenangannya.
Selain itu, masyarakat juga mendapat manfaat dari pelayanan yang lebih tertib. Pemerintah dapat menentukan cakupan layanan tanpa keraguan batas administrasi.
Rapat tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. Hadir pula Kepala Bagian Pemerintahan Setda serta perwakilan Bagian Hukum Setda.
Team Leader Program ILASPP, Ir. Hardi Koesalamwardi, juga mengikuti rapat bersama jajaran tim. Kehadiran lintas unsur menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam penataan wilayah.
Melalui program ini, Pemkab Bolmong berharap penegasan batas desa berjalan komprehensif. Pada akhirnya, penegasan batas desa Bolmong akan memperkuat tata kelola pemerintahan dan mencegah sengketa wilayah.
Perkembangan infrastruktur daerah dapat dilihat melalui laporan Dony Lumenta Tuntaskan Seminar Hasil di Polimdo, Pemkab Bolmong Buka Jalan Kerja Sama Akademik.
Kebutuhan layanan dasar turut menjadi perhatian dalam laporan Disnaker Bolmong Pastikan Bantuan Modal Usaha TKM Rp2,5 Juta Mulai Dicairkan.
Sementara itu, kegiatan pemerintahan terkait juga terlihat dalam laporan Dony Lumenta Buka Sulawesi Drag Series Piala Bupati Bolmong di Lolak.
Untuk konteks kegiatan kepemudaan, simak laporan Pemkab Bolmong Salurkan Hibah untuk Organisasi Keagamaan Tahun 2026.
Dalam agenda pemerintahan lainnya, simak laporan Sulawesi Drag Series Piala Bupati Bolmong Ditutup, Yusra Alhabsyi Apresiasi IMI dan Panitia.