BOLMONG — Hibah organisasi keagamaan Bolmong Tahun Anggaran 2026 resmi diperkuat melalui penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah. Agenda tersebut berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Bolmong, Kamis, 2 Juli 2026.
Wakil Bupati Bolmong, Dony Lumenta, memimpin langsung penandatanganan NPHD tersebut. Sejumlah pimpinan organisasi keagamaan dan tokoh lintas agama turut hadir dalam kegiatan itu.
Pemkab Bolmong menegaskan komitmennya mendukung kegiatan keagamaan di daerah. Selain itu, pemerintah ingin memperkuat kerukunan antarumat beragama melalui kolaborasi lintas lembaga.
Dony mengatakan bantuan hibah bukan sekadar dukungan finansial. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bentuk kemitraan strategis antara pemerintah daerah dan organisasi keagamaan.
Organisasi Keagamaan Dinilai Punya Peran Strategis
Dony Lumenta menyebut organisasi keagamaan memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat. Mereka ikut membina moral, spiritual, dan karakter warga.
Selain itu, organisasi keagamaan turut menjaga kerukunan serta stabilitas sosial di daerah. Karena itu, Pemkab Bolmong terus memberi dukungan melalui bantuan hibah.
“Organisasi keagamaan memiliki peran penting dalam pembinaan moral dan spiritual masyarakat, menjaga kerukunan, serta mendukung terciptanya stabilitas sosial di daerah,” ujar Dony.
Ia menambahkan, pemerintah daerah ingin dukungan ini memberi manfaat langsung. Program keagamaan harus mampu memperkuat pelayanan umat di tengah masyarakat.
Sejumlah Lembaga Tandatangani NPHD
Sejumlah lembaga keagamaan menerima dan menandatangani NPHD tersebut. Mereka mewakili organisasi keagamaan yang aktif menjalankan pelayanan umat di Kabupaten Bolmong.
Penerima hibah tersebut antara lain Ketua Badan Pekerja Sinode GMIBM, Pdt. Fekky W. Kamasaan, M.Th. Hadir pula Ketua Baznas Bolmong, Hj. Yunita Mahune.
Selain itu, Ketua BKMT Bolmong, Dra. Hj. Ulfa Paputungan, ikut menandatangani dokumen hibah. Ketua PHDI Desa Mopuya, I Ketut Mustika, juga hadir dalam agenda tersebut.
Pemkab Bolmong berharap seluruh penerima memanfaatkan hibah secara optimal. Bantuan itu diarahkan untuk mendukung program pelayanan umat dan kegiatan sosial keagamaan.
Pemkab Dorong Sinergi Lintas Agama
Pemerintah daerah juga mengajak organisasi keagamaan memperkuat sinergi dengan program pembangunan daerah. Kolaborasi ini dinilai penting untuk membangun masyarakat yang harmonis.
Melalui peran organisasi keagamaan, pemerintah ingin memperkuat nilai toleransi. Selain itu, pembinaan karakter masyarakat perlu berjalan konsisten di semua tingkatan.
Pemkab Bolmong menilai keberagaman harus menjadi kekuatan bersama. Karena itu, semua pihak diminta menjaga persatuan dan saling menghormati.
Dengan dukungan hibah organisasi keagamaan Bolmong, pemerintah berharap pelayanan umat semakin berkembang. Program kelembagaan juga diharapkan berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.
Kerukunan Jadi Fokus Pemerintah Daerah
Pemkab Bolmong optimistis kolaborasi dengan organisasi keagamaan dapat memperkuat kehidupan sosial masyarakat. Pemerintah ingin menciptakan suasana daerah yang rukun, damai, dan sejahtera.
Dony menegaskan, organisasi keagamaan merupakan mitra penting pemerintah. Kehadiran mereka membantu menjaga keseimbangan sosial di tengah keberagaman masyarakat.
Melalui NPHD ini, Pemkab Bolmong ingin memastikan dukungan daerah berjalan sesuai aturan. Selain itu, penggunaan hibah harus memberi dampak positif bagi umat.
Ke depan, pemerintah daerah berharap kerja sama lintas agama semakin kuat. Dengan begitu, pembangunan Bolmong dapat berjalan selaras dengan nilai kerukunan dan persatuan.
Di sektor infrastruktur, baca juga laporan Disnaker Bolmong Pastikan Bantuan Modal Usaha TKM Rp2,5 Juta Mulai Dicairkan.
Untuk melihat upaya pembangunan lainnya, simak laporan Dony Lumenta Tuntaskan Seminar Hasil di Polimdo, Pemkab Bolmong Buka Jalan Kerja Sama Akademik.