LOLAK — Bupati Bolaang Mongondow Yusra Alhabsyi melepas 345 mahasiswa KKN IAIN Manado 2026, Selasa, 14 Juli 2026.
Para mahasiswa akan menjalankan pengabdian masyarakat di 24 desa. Lokasi tersebut tersebar di tiga kecamatan di Bolaang Mongondow.
Tiga wilayah penempatan meliputi Kecamatan Lolak, Kecamatan Bolaang, dan Kecamatan Bolaang Timur.
Acara penerimaan dan pelepasan berlangsung di Pelataran Kantor Bupati Bolaang Mongondow.
Bupati Yusra Alhabsyi memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan arahan kepada seluruh mahasiswa peserta KKN.
Menurut Yusra, kegiatan KKN tidak hanya menjadi kewajiban akademik mahasiswa.
Program tersebut harus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain itu, mahasiswa perlu membawa pengetahuan yang sesuai kebutuhan desa.
“KKN bukan hanya untuk menyelesaikan kewajiban kurikulum perkuliahan,” kata Yusra.
Ia menegaskan bahwa KKN memiliki nilai pendidikan dan sosial yang strategis.
Mahasiswa diharapkan memberikan edukasi, pengetahuan, dan pendampingan kepada masyarakat. Program kerja juga harus menyentuh kebutuhan warga secara langsung.
Pemkab Bolmong Dukung KKN IAIN Manado 2026
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan IAIN Manado, Edi Gunawan, mengapresiasi dukungan Pemkab Bolmong.
Ia menyampaikan terima kasih atas penerimaan pemerintah daerah terhadap ratusan mahasiswa KKN.
Menurut Edi, Pemkab Bolmong telah membuka ruang pengabdian yang luas bagi mahasiswa.
Dukungan tersebut membantu peserta mengaktualisasikan ilmu yang mereka peroleh selama kuliah.
Selain itu, mahasiswa dapat memahami berbagai persoalan masyarakat melalui pengalaman langsung di lapangan.
Kampus berharap kegiatan KKN IAIN Manado 2026 dapat memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.
Sinergi tersebut juga dapat menghasilkan program pemberdayaan yang lebih tepat sasaran.
Karena itu, pihak kampus meminta mahasiswa menjaga kepercayaan selama berada di desa.
Bupati Yusra juga mendorong peserta membangun komunikasi dengan pemerintah desa setempat.
Mahasiswa perlu melibatkan aparat desa, tokoh masyarakat, pemuda, dan kelompok warga dalam setiap kegiatan.
Kolaborasi tersebut akan membantu mahasiswa memahami kondisi sosial serta kebutuhan setiap desa.
Dengan demikian, program kerja tidak berhenti pada kegiatan seremonial.
Yusra meminta mahasiswa menggunakan masa KKN secara efektif. Setiap kegiatan harus memberi dampak yang jelas bagi masyarakat.
Ia juga mengingatkan peserta agar tidak menyia-nyiakan waktu pengabdian.
Pengalaman selama KKN dapat menjadi bekal penting setelah mahasiswa menyelesaikan pendidikan.
Mahasiswa Diminta Menjadi Agen Perubahan
Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow berharap peserta KKN mampu menghadirkan gagasan baru di tengah masyarakat.
Mahasiswa dapat membantu desa melalui program pendidikan, sosial, keagamaan, dan pemberdayaan ekonomi.
Namun, setiap program harus menyesuaikan potensi serta kebutuhan wilayah penempatan.
Pendekatan tersebut akan membuat kegiatan lebih mudah diterima masyarakat.
Selain menjalankan program, mahasiswa perlu menjaga sikap selama berada di lokasi KKN.
Nama baik kampus akan tercermin melalui perilaku setiap peserta di tengah masyarakat.
Oleh sebab itu, Yusra meminta mahasiswa menghormati budaya, kebiasaan, dan aturan desa.
Ia juga mendorong peserta menjaga semangat sejak awal hingga masa pengabdian berakhir.
Bupati menilai mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen perubahan.
Mereka harus mampu mendorong partisipasi masyarakat melalui pendekatan yang positif dan membangun.
Kehadiran peserta KKN IAIN Manado 2026 juga diharapkan mendukung berbagai program pembangunan desa.
Pada saat yang sama, mahasiswa dapat belajar tentang kepemimpinan, kerja sama, dan penyelesaian masalah.
Sebanyak 345 mahasiswa akan menjalankan pengabdian sesuai jadwal yang telah ditetapkan kampus.
Pemkab Bolmong bersama pemerintah desa akan mendukung kelancaran kegiatan selama masa KKN.
Melalui kerja sama tersebut, pemerintah berharap program mahasiswa mampu meninggalkan manfaat berkelanjutan.
Kegiatan itu juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara IAIN Manado dan Pemkab Bolaang Mongondow.
Sementara itu, kegiatan pemerintahan terkait juga terlihat dalam laporan Sulawesi Drag Series Piala Bupati Bolmong Ditutup, Yusra Alhabsyi Apresiasi IMI dan Panitia.
Perkembangan pemerintahan daerah juga dapat dilihat melalui laporan Bupati Yusra Lepas 52 Kontingen O2SN Bolmong ke Tingkat Provinsi.
Untuk konteks tambahan, simak laporan Pemkab Bolmong Gencarkan Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah pada Hari Pertama Belajar.
Perkembangan infrastruktur daerah dapat dilihat melalui laporan Aset Pemkab Bolmong Tembus Rp2,76 Triliun, Infrastruktur Jadi Komponen Terbesar.
Perkembangan infrastruktur daerah dapat dilihat melalui laporan Disnaker Bolmong Pastikan Bantuan Modal Usaha TKM Rp2,5 Juta Mulai Dicairkan.