LOLAK — Kontingen O2SN Bolmong resmi berangkat menuju ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional tingkat provinsi. Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi, melepas 52 peserta kontingen O2SN SD dan SMP di Pelataran Kantor Bupati, Senin, 6 Juli 2026.
Dinas Pendidikan Kabupaten Bolaang Mongondow menggelar acara pelepasan tersebut. Kegiatan berlangsung khidmat dan mendapat dukungan jajaran pemerintah daerah.
Sekretaris Daerah Abdullah Mokoginta turut hadir mendampingi Bupati. Selain itu, para asisten, kepala perangkat daerah, dan kepala bagian ikut menghadiri agenda tersebut.
Kontingen O2SN Bolmong Berjumlah 52 Orang
Ketua Kontingen O2SN Kabupaten Bolaang Mongondow melaporkan jumlah peserta yang berangkat mencapai 52 orang. Mereka terdiri dari atlet, pelatih, pembimbing, pendamping, dan official.
Sebanyak 18 orang menjadi atlet utama dalam kontingen tersebut. Kemudian, 17 orang bertugas sebagai pelatih dan pembimbing.
Sementara itu, 17 orang lainnya masuk dalam unsur pendamping dan official. Komposisi ini disiapkan untuk mendukung kesiapan atlet selama kompetisi.
Para peserta merupakan siswa-siswi terbaik hasil seleksi tingkat kabupaten. Karena itu, mereka membawa nama sekolah dan daerah ke ajang provinsi.
Pemerintah daerah berharap kontingen ini mampu menjaga sportivitas. Selain itu, para atlet diminta menunjukkan disiplin, mental kuat, dan semangat juang.
Enam Cabang Olahraga Diikuti Atlet Pelajar
Kontingen O2SN Bolaang Mongondow akan bertanding pada enam cabang olahraga. Cabang tersebut melibatkan atlet jenjang SD dan SMP.
Cabang pertama ialah senam untuk kategori SD putra dan putri. Kemudian, atletik akan diikuti peserta SD dan SMP putra serta putri.
Renang juga masuk dalam daftar cabang yang diperlombakan. Pesertanya berasal dari jenjang SD dan SMP dengan kategori putra serta putri.
Selain itu, kontingen mengikuti pencak silat untuk SD dan SMP putra-putri. Bulu tangkis juga mempertemukan atlet pelajar dari dua jenjang tersebut.
Cabang terakhir ialah panjat tebing untuk kategori SMP putra. Dengan enam cabang ini, Bolmong menurunkan atlet pada sejumlah nomor potensial.
Bupati Yusra: Atlet Jadi Duta Olahraga Daerah
Dalam sambutannya, Bupati Yusra Alhabsyi memberi apresiasi kepada peserta didik. Ia juga mengapresiasi guru pembimbing, kepala sekolah, dan orang tua.
Menurut Bupati, keberhasilan siswa menembus tingkat provinsi lahir dari disiplin. Selain itu, latihan yang konsisten membentuk mental mereka.
Yusra menegaskan bahwa para siswa kini membawa tanggung jawab lebih besar. Mereka tidak lagi hanya mewakili sekolah.
Para atlet juga menjadi duta olahraga Kabupaten Bolaang Mongondow. Karena itu, mereka harus menjaga sikap, semangat, dan nama baik daerah.
Bupati menilai pendidikan formal dan nonformal memiliki peran penting. Keduanya membantu mencetak generasi yang tangguh, sehat, dan berprestasi.
O2SN Jadi Ajang Pembentukan Karakter
Bupati Yusra mengingatkan bahwa O2SN bukan sekadar ajang mencari medali. Menurutnya, kompetisi ini juga menguji karakter para pelajar.
Ajang tersebut melatih ketangguhan mental. Selain itu, O2SN membangun kedisiplinan, kebersamaan, dan sportivitas.
Ia meminta atlet menikmati proses pertandingan. Sebab, pengalaman di tingkat provinsi akan menjadi pelajaran berharga.
Menang atau kalah bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Namun, keberanian bertanding dan membawa nama daerah sudah menjadi kebanggaan.
Bupati juga menyemangati seluruh atlet agar tampil maksimal. Ia berharap kontingen O2SN Bolmong dapat meraih hasil terbaik.
Pemkab Bolmong Dorong Prestasi Pelajar
Pelepasan kontingen ini menunjukkan dukungan Pemkab Bolmong terhadap prestasi pelajar. Pemerintah daerah ingin ruang pembinaan olahraga terus berkembang.
Melalui O2SN, siswa dapat menyalurkan bakat secara terarah. Selain itu, sekolah memiliki kesempatan memperkuat pembinaan olahraga sejak dini.
Dinas Pendidikan berperan penting dalam menyiapkan peserta. Kolaborasi antara sekolah, pelatih, orang tua, dan pemerintah menentukan kesiapan atlet.
Ke depan, pembinaan berkelanjutan perlu terus diperkuat. Dengan begitu, Bolmong dapat melahirkan atlet pelajar yang mampu bersaing lebih tinggi.
Kontingen O2SN Bolmong kini membawa harapan besar daerah. Mereka diharapkan tampil percaya diri, menjunjung sportivitas, dan mengharumkan Bolaang Mongondow.
Sementara itu, kegiatan pemerintahan terkait juga terlihat dalam laporan Sulawesi Drag Series Piala Bupati Bolmong Ditutup, Yusra Alhabsyi Apresiasi IMI dan Panitia.
Untuk konteks kebijakan daerah, baca juga laporan Dony Lumenta Buka Sulawesi Drag Series Piala Bupati Bolmong di Lolak.