Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan resmi meluncurkan logo HUT ke-18 Bolsel di Alun-alun Molibagu, Kecamatan Bolaang Uki, Rabu, 8 Juli 2026. Peluncuran ini menandai dimulainya rangkaian peringatan hari jadi Kabupaten Bolsel.
Bupati Bolaang Mongondow Selatan, Iskandar Kamaru, memimpin langsung kegiatan tersebut. Ribuan peserta dari berbagai unsur ikut memeriahkan agenda pembuka peringatan hari jadi daerah.
Tema yang diusung tahun ini yakni “Gotong Royong untuk Maju dan Mandiri”. Pemerintah daerah ingin menjadikan tema tersebut sebagai energi bersama dalam membangun Bolsel.
Selain unsur pemerintah, kegiatan juga melibatkan DPRD, Forkopimda, organisasi kemasyarakatan, ASN, stakeholder, dan masyarakat umum. Karena itu, suasana peluncuran berlangsung meriah sejak awal.
Jalan Sehat Awali Rangkaian HUT Bolsel
Kegiatan launching logo HUT Bolsel diawali dengan jalan sehat bersama. Bupati Iskandar Kamaru memimpin agenda tersebut bersama Ketua TP-PKK Bolsel.
Sekretaris Daerah, jajaran pimpinan OPD, anggota DPRD, pimpinan BUMD, ASN, dan masyarakat turut mengikuti jalan sehat. Kehadiran banyak peserta menunjukkan tingginya antusiasme warga.
Dalam sambutannya, Iskandar menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya peluncuran logo tersebut. Ia menyebut kegiatan ini sebagai pembuka rangkaian peringatan HUT Bolsel yang jatuh setiap 21 Juli.
Menurut Bupati, tema “Gotong Royong untuk Maju dan Mandiri” harus diterjemahkan dalam tindakan nyata. Tema itu tidak boleh berhenti sebagai slogan perayaan.
Ia menegaskan bahwa kemajuan daerah membutuhkan kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Dengan gotong royong, Bolsel dapat bergerak lebih kuat menuju daerah maju, mandiri, dan sejahtera.
“Peringatan HUT ke-18 ini harus menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan seluruh elemen masyarakat,” ujar Iskandar.
Bupati Ajak Warga Kenang Pejuang Pemekaran
Iskandar Kamaru juga mengajak masyarakat menjadikan HUT ke-18 Bolsel sebagai ruang refleksi. Menurutnya, hari jadi daerah harus mengingatkan warga pada perjuangan tokoh pemekaran.
Para pendiri daerah telah berjuang menghadirkan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Karena itu, generasi saat ini perlu melanjutkan perjuangan tersebut melalui karya nyata.
“Mari kita mengenang jasa para pendiri dan pejuang pemekaran daerah ini,” tegas Iskandar.
Ia meminta masyarakat menjaga persatuan dan memperkuat kebersamaan. Selain itu, warga juga diharapkan terus mendukung program pembangunan daerah.
Pemerintah daerah menilai dukungan masyarakat menjadi modal penting dalam mempercepat pembangunan. Tanpa kolaborasi, program daerah sulit memberi dampak luas.
Karena itu, momentum HUT ke-18 Bolsel harus memperkuat sinergi pemerintah dan masyarakat. Semangat tersebut sejalan dengan tema gotong royong yang diangkat tahun ini.
Donor Darah, Sembako, dan Hiburan Rakyat Meriahkan Acara
Pemkab Bolsel telah menyiapkan berbagai agenda untuk memeriahkan HUT ke-18. Rangkaian kegiatan akan berlangsung hingga puncak peringatan pada 21 Juli 2026.
Selain launching logo, masyarakat mengikuti senam Zumba bersama. Kegiatan ini menambah semarak suasana di Alun-alun Molibagu.
Dinas Kesehatan Kabupaten Bolsel juga menggelar bakti sosial donor darah. Program ini menjadi bagian dari kegiatan sosial dalam peringatan hari jadi daerah.
Persatuan Wartawan Indonesia Bolsel turut membagikan paket sembako kepada masyarakat. Selain itu, berbagai hiburan rakyat menarik perhatian warga yang hadir.
Pemerintah berharap seluruh kegiatan HUT Bolsel memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Dengan begitu, perayaan tidak hanya meriah, tetapi juga berdampak sosial.
Melalui peluncuran logo HUT ke-18 Bolsel, Pemkab ingin menguatkan semangat gotong royong. Pada akhirnya, kebersamaan menjadi kunci menuju Bolaang Mongondow Selatan yang maju, mandiri, dan sejahtera.
Dalam isu terkait, baca juga laporan Wabup Bolsel Serahkan Bantuan Rumah DAK Tematik PPKT di Motandoi Selatan.
Informasi lain yang masih berkaitan tersedia dalam laporan Pendapatan Pemerintah Bolsel 2025 Tercatat Rp316,08 Miliar, Belanja Capai Rp332,91 Miliar.
Sementara itu, kegiatan pemerintahan terkait juga terlihat dalam laporan BPD Boltara Diperkuat Lewat Pertemuan ABPEDNAS Sulut, Bupati Sirajudin tekankan Kolaborasi Desa.