KOTAMOBAGU — Totabuan Champion League 2026 resmi bergulir di Stadion Nunuk Matali, Kecamatan Kotamobagu Timur, Senin, 6 Juli 2026. Turnamen sepak bola Bolaang Mongondow Raya itu dibuka Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib.
Ajang Open Tournament Totabuan Champion League mendapat sambutan meriah dari pencinta sepak bola. Selain itu, pembukaan turut dihadiri sejumlah kepala daerah se-Bolaang Mongondow Raya.
Ketua PSSI Kota Kotamobagu, Michael S. Bibisa, menyampaikan sambutan sebagai penyelenggara turnamen. Ia berharap kompetisi ini memperkuat silaturahmi dan pembinaan prestasi sepak bola daerah.
Kepala Daerah Ramaikan Laga Trofeo
Pembukaan Totabuan Champion League 2026 berlangsung semakin menarik dengan laga Trofeo persahabatan. Panitia mempertemukan empat tim pemerintah daerah dalam pertandingan eksebisi.
Empat tim itu berasal dari Pemkot Kotamobagu, Pemkab Bolaang Mongondow, Pemkab Bolaang Mongondow Selatan, dan Pemkab Bolaang Mongondow Timur. Masing-masing tim tampil membawa semangat sportivitas.
Tim Pemkab Bolmong dipimpin langsung Bupati Yusra Alhabsyi. Wakil Bupati Dony Lumenta juga ikut memperkuat skuad tersebut.
Sementara itu, Tim Pemkot Kotamobagu dikomandoi Wali Kota Weny Gaib. Rendy Virgiawan Mangkat juga turut memperkuat tuan rumah.
Tim Pemkab Bolsel dipimpin Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid. Adapun Tim Pemkab Boltim turun bersama Bupati Oskar Manoppo.
Pemkab Bolmong dan Kotamobagu Lolos ke Final
Pertandingan eksebisi berlangsung seru sejak babak awal. Pada laga kualifikasi pertama, Pemkab Bolmong mengalahkan Pemkab Bolsel dengan skor 2-0.
Kemenangan itu membawa tim yang dipimpin Yusra Alhabsyi melaju ke final Trofeo. Selain itu, hasil tersebut menunjukkan kesiapan Pemkab Bolmong dalam laga persahabatan.
Pada pertandingan lain, tuan rumah Pemkot Kotamobagu menghadapi Pemkab Boltim. Laga berjalan ketat, tetapi Pemkot Kotamobagu mampu menang 1-0.
Hasil tersebut membuat final mempertemukan Pemkab Bolmong dan Pemkot Kotamobagu. Pertandingan puncak pun menjadi laga bergengsi antara tuan rumah dan tim tamu.
Suasana Stadion Nunuk Matali semakin hidup saat kedua tim memasuki laga final. Penonton menyaksikan duel penuh gengsi dalam semangat persahabatan.
Final Trofeo Berakhir Adu Penalti
Final Trofeo Totabuan Champion League 2026 berjalan sengit. Pemkab Bolmong dan Pemkot Kotamobagu saling menekan sejak awal pertandingan.
Kedua tim mencoba membangun serangan cepat. Namun, pertahanan rapat membuat peluang sulit berbuah gol.
Waktu normal akhirnya berakhir dengan skor 0-0. Karena itu, pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.
Dalam babak tos-tosan, Pemkab Bolmong tampil lebih tenang. Skuad pimpinan Bupati Yusra Alhabsyi menang dengan skor 5-3.
Kemenangan tersebut menobatkan Pemkab Bolmong sebagai juara Trofeo pembuka. Hasil ini menjadi warna menarik dalam pembukaan turnamen.
Turnamen Diharapkan Lahirkan Talenta Muda
Panitia berharap Totabuan Champion League 2026 berjalan sukses dan aman. Turnamen ini diharapkan menjadi ruang pembinaan pemain muda.
Sepak bola membutuhkan kompetisi yang teratur agar talenta daerah berkembang. Karena itu, ajang seperti ini penting untuk memberi jam terbang kepada pemain.
Selain membangun prestasi, turnamen juga memperkuat kebersamaan antarwilayah. Bolaang Mongondow Raya memiliki potensi besar dalam pembinaan olahraga.
Pemerintah daerah dan PSSI diharapkan terus menjaga dukungan terhadap sepak bola. Dengan begitu, pemain lokal bisa bersaing pada level lebih tinggi.
Totabuan Champion League 2026 kini menjadi panggung penting bagi klub dan pemain muda. Selanjutnya, publik menanti pertandingan utama yang lebih kompetitif.
Dalam isu terkait, baca juga laporan Gerakan Pangan Murah Kotamobagu Bantu Warga Hadapi Harga Pangan.
Informasi prestasi lainnya tersedia dalam laporan Sora Matsushima Juara United States Smash 2026, Jadi Kampiun Grand Smash Termuda.