MANADO — Dentaverse Symposium 2026 Manado resmi dibuka Wakil Wali Kota Manado, dr. Richard Sualang, Jumat, 3 Juli 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ballroom Four Points by Sheraton Manado.
Symposium ini menjadi wadah strategis bagi tenaga kesehatan, terutama dokter gigi. Forum tersebut mendorong peningkatan kompetensi dalam menghadapi tantangan pelayanan kesehatan masa depan.
Richard Sualang menyampaikan apresiasi kepada panitia, peserta, dan seluruh pihak yang mendukung kegiatan itu. Menurutnya, penguatan kapasitas tenaga kesehatan perlu terus dilakukan.
Ia menegaskan, kesehatan gigi dan mulut memiliki peran besar dalam kualitas hidup masyarakat. Selain itu, layanan gigi yang baik ikut mendukung produktivitas daerah.
Kesehatan Gigi Dinilai Penting untuk Produktivitas
Dalam sambutannya, Richard menyebut kesehatan gigi dan mulut bukan hanya urusan medis. Menurutnya, sektor ini juga berkaitan langsung dengan pembangunan manusia.
Ia menilai kualitas kesehatan masyarakat berpengaruh terhadap produktivitas. Karena itu, peningkatan kompetensi dokter gigi menjadi kebutuhan penting.
“Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian integral dari kualitas hidup dan produktivitas,” ujar Richard.
Ia menambahkan, forum seperti Dentaverse Symposium 2026 Manado dapat memperkuat kemampuan tenaga kesehatan. Dengan begitu, pelayanan kepada masyarakat bisa semakin optimal.
Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat
Dentaverse Symposium 2026 menghadirkan berbagai pemangku kepentingan. Peserta berasal dari unsur akademisi, organisasi profesi, rumah sakit, pemerintah daerah, dan tenaga kesehatan.
Kehadiran lintas sektor menunjukkan dukungan kuat terhadap pengembangan kedokteran gigi di daerah. Selain itu, kolaborasi tersebut membuka ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman.
Forum ini juga memberi peluang bagi praktisi dan akademisi untuk membahas inovasi layanan. Teknologi kesehatan gigi yang terus berkembang perlu diadopsi secara tepat.
Melalui kegiatan tersebut, peserta dapat memperluas jaringan profesional. Karena itu, symposium ini diharapkan memberi dampak nyata bagi mutu layanan.
Sejumlah Tokoh Kesehatan Hadir
Kegiatan ini dihadiri Koordinator Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Unsrat, drg. Ni Wayan Mariati, M.Kes. Hadir pula Kabiddokes Polda Sulut, Kombes Pol. dr. Tasrif, M.A.R.S.
Direktur RSGM Unsrat, drg. P.S. Anindita, Sp.Ortho., juga mengikuti kegiatan tersebut. Selain itu, Ketua PDGI Cabang Bitung, drg. Filsy Atihuta, turut hadir.
Peserta lainnya yakni Direktur Utama PT Rista Sarana Medica, Rislamet. Perwakilan Kadis Kesehatan Kota Manado, dr. Jimmy Lalita, M.Kes., juga hadir dalam forum tersebut.
Direktur RSKD Gigi dan Mulut Manado, drg. Jenny Nancy Sumual, turut mengikuti kegiatan. Kehadiran mereka memperkuat dukungan terhadap pelayanan kesehatan gigi di Sulawesi Utara.
Layanan Gigi Modern Jadi Harapan
Dentaverse Symposium 2026 Manado diharapkan menjadi ruang belajar bersama bagi tenaga kesehatan. Forum ini mendorong peserta mengembangkan layanan yang lebih modern.
Selain itu, symposium tersebut memperkuat orientasi pelayanan terhadap kesejahteraan masyarakat. Tenaga kesehatan perlu memahami perkembangan ilmu dan kebutuhan pasien.
Pemkot Manado menilai peningkatan kompetensi dokter gigi sejalan dengan arah pembangunan kesehatan. Pelayanan yang berkualitas akan membantu masyarakat memperoleh akses kesehatan lebih baik.
Ke depan, kolaborasi antara pemerintah, akademisi, rumah sakit, dan organisasi profesi perlu terus diperkuat. Dengan sinergi itu, layanan kesehatan gigi dan mulut di Sulawesi Utara dapat berkembang lebih maju.
Dalam isu terkait, baca juga laporan Pemkot Manado Uji Coba Digitalisasi Bansos Lewat Portal Perlinsos.
Informasi lain yang masih berkaitan tersedia dalam laporan Pendapatan Pemerintah Kota Manado 2025 naik menjadi Rp1,74 Triliun.