Metro
Berita Redaksi Diterbitkan Redaksi Manado Breaking News Headline

Pemkot Manado Perkuat Perlindungan Anak Digital Lewat Diskusi Publik PP TUNAS

Perlindungan anak digital Manado diperkuat melalui diskusi publik PP TUNAS untuk mendorong ruang digital yang aman, sehat, dan ramah anak.

Dipublikasikan
08 Juli 2026 15:20 WITA
Diperbarui
08 Jul 2026 15:28
Waktu Baca
3 menit
Dibaca
15 views
anak terlindungi di ruang digital

Pemerintah Kota Manado memperkuat perlindungan anak digital Manado melalui Diskusi Publik “Bersama PP TUNAS, Bijak Digital, Anak Terlindungi”. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Four Points by Sheraton Manado, Rabu, 8 Juli 2026.

Forum tersebut menjadi langkah Pemkot Manado dalam merespons tantangan anak di era digital. Pemerintah ingin memastikan anak-anak dapat menggunakan teknologi secara aman dan bijak.

Kegiatan ini juga menindaklanjuti arahan Kementerian Komunikasi dan Digital RI. Arahan itu berkaitan dengan Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak atau PP TUNAS.

Sejumlah unsur ikut terlibat dalam forum tersebut. Pemerintah, dunia pendidikan, media, dan masyarakat hadir untuk membangun komitmen bersama.

Pemkot Manado Dorong Ruang Digital Aman

Sekretaris Daerah Kota Manado, Steaven P. Dandel, mengatakan diskusi publik ini menjadi langkah kolaboratif. Menurutnya, masyarakat perlu meningkatkan kesadaran soal keamanan anak di ruang digital.

Ia menegaskan bahwa anak-anak membutuhkan ekosistem digital yang sehat. Selain itu, orang tua dan lembaga pendidikan harus ikut mengawasi penggunaan teknologi.

“Pemerintah Kota Manado mengundang seluruh pihak terkait untuk hadir dalam kegiatan Diskusi Publik Bersama PP TUNAS,” kata Steaven.

Menurut Steaven, forum tersebut menindaklanjuti amanat Kementerian Komunikasi dan Digital RI. Karena itu, Pemkot Manado mengajak seluruh pemangku kepentingan bergerak bersama.

Perlindungan anak digital Manado tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Semua pihak harus mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing.

Selain pemerintah, lembaga pendidikan memiliki posisi penting dalam edukasi anak. Media juga perlu mendukung penyebaran informasi yang aman dan edukatif.

Literasi Digital Anak Jadi Fokus Bersama

Pemkot Manado berharap diskusi publik ini memperkuat sinergi lintas sektor. Kolaborasi diperlukan agar anak-anak mendapat perlindungan lebih baik saat memakai internet.

Orang tua juga memegang peran utama dalam pendampingan anak. Dengan pendampingan yang tepat, anak dapat memahami risiko dan manfaat dunia digital.

Steaven menilai literasi digital harus terus diperkuat sejak dini. Anak-anak perlu memahami cara menggunakan teknologi tanpa mengabaikan keselamatan diri.

Forum ini juga menjadi ruang berbagi pandangan antarpihak. Dengan begitu, kebijakan perlindungan anak dapat berjalan lebih nyata di masyarakat.

Selain edukasi, pengawasan terhadap sistem elektronik juga perlu diperhatikan. Platform digital harus mendukung keamanan dan kenyamanan pengguna anak.

Karena itu, PP TUNAS menjadi instrumen penting dalam tata kelola ruang digital. Kebijakan tersebut mendorong penyelenggara sistem elektronik lebih bertanggung jawab.

Kolaborasi Jadi Kunci Perlindungan Anak

Pemkot Manado ingin membangun ruang digital yang ramah anak. Namun, tujuan itu membutuhkan kerja sama pemerintah, sekolah, keluarga, media, dan masyarakat.

Diskusi publik ini diharapkan melahirkan kesadaran bersama. Selain itu, forum tersebut dapat memperkuat gerakan bijak digital di Kota Manado.

Steaven menegaskan bahwa anak-anak harus dapat memanfaatkan teknologi secara positif. Akan tetapi, aspek perlindungan dan keamanan tetap harus menjadi prioritas.

Dengan literasi yang baik, anak bisa lebih siap menghadapi risiko digital. Mereka juga dapat menggunakan internet untuk belajar, berkreasi, dan berkomunikasi secara sehat.

Pemkot Manado berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai forum diskusi. Pemerintah ingin hasilnya mendorong aksi nyata dalam perlindungan anak.

Pada akhirnya, perlindungan anak digital Manado menjadi tanggung jawab bersama. Sinergi lintas sektor akan menentukan kualitas ruang digital yang aman bagi generasi muda.

Informasi lain yang masih berkaitan tersedia dalam laporan Pemkot Manado Uji Coba Digitalisasi Bansos Lewat Portal Perlinsos.

Dalam isu terkait, baca juga laporan Manado Masuk Lima Besar Nasional PPD 2026, Andrei Angouw Paparkan 15 Program Unggulan.

Untuk konteks tambahan, simak laporan Richard Sualang Buka Dentaverse Symposium 2026 di Manado.

Bagikan Artikel
Facebook X WhatsApp Link disalin
Nanang Kasim
Tentang Penulis

Nanang Kasim — Editor

Jurnalis/redaksi manado.news yang bertugas menyajikan informasi terkini, akurat, dan relevan untuk pembaca Sulawesi Utara.

Redaksi manado.news

Koreksi atau informasi tambahan?

Pembaca dapat menghubungi redaksi untuk memberikan koreksi, data tambahan, atau klarifikasi terkait berita ini.

Hubungi Redaksi