MANADO — Manado masuk lima besar nasional PPD 2026 untuk kategori pemerintah kota. Wali Kota Manado Andrei Angouw memaparkan capaian pembangunan Kota Manado kepada tim penilai Bappenas RI, Senin, 6 Juli 2026.
Penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah atau PPD 2026 berlangsung melalui Focus Group Discussion dan wawancara. Kegiatan tersebut digelar di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado.
Tim penilai dari Kementerian PPN/Bappenas RI hadir langsung dalam agenda itu. Selain itu, jajaran Pemerintah Kota Manado ikut mendampingi proses penilaian.
Andrei Angouw menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Manado menembus lima besar nasional. Ia juga berterima kasih kepada tim penilai yang meninjau langsung capaian pembangunan daerah.
Andrei Angouw Paparkan Capaian Pembangunan Manado
Wali Kota Manado memaparkan berbagai capaian pembangunan dalam forum tersebut. Ia menjelaskan arah kebijakan pemerintah kota melalui 15 program unggulan.
Program itu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Selain itu, Pemkot Manado memperkuat pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, dan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Andrei, arah pembangunan Kota Manado berfokus pada peningkatan pendapatan warga. Pemerintah juga berupaya menekan biaya hidup masyarakat.
Strategi tersebut berjalan melalui pembangunan yang menggerakkan aktivitas ekonomi. Karena itu, infrastruktur menjadi salah satu perhatian utama pemerintah kota.
Andrei menilai perbaikan infrastruktur dapat membuka ruang investasi. Kemudian, investasi yang berjalan baik akan memperkuat perputaran ekonomi masyarakat.
Pertumbuhan Ekonomi Manado Capai 5,77 Persen
Dalam pemaparannya, Andrei Angouw menyebut ekonomi Kota Manado tumbuh positif. Pertumbuhan ekonomi Manado mencapai 5,77 persen.
Angka tersebut menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian PPD 2026. Selain itu, pemerintah kota juga menunjukkan capaian Produk Domestik Regional Bruto per kapita.
PDRB per kapita Kota Manado tercatat sebesar Rp124 juta. Capaian itu menjadi yang tertinggi di Provinsi Sulawesi Utara.
Data ekonomi tersebut menunjukkan posisi Manado sebagai pusat aktivitas daerah. Namun, pemerintah tetap menekankan pemerataan manfaat pembangunan.
Karena itu, Pemkot Manado menghubungkan pertumbuhan ekonomi dengan pengurangan kemiskinan. Pemerintah ingin pembangunan benar-benar meningkatkan kesejahteraan warga.
Infrastruktur Jadi Pengungkit Investasi dan Ekonomi
Andrei Angouw menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi strategi penting. Pemerintah kota mendorong perbaikan fasilitas agar investasi berjalan lebih baik.
Menurutnya, infrastruktur yang kuat dapat mempercepat aktivitas ekonomi. Selain itu, konektivitas yang baik membantu masyarakat menjalankan usaha.
Pemerintah Kota Manado juga membandingkan indikator ekonomi dengan capaian provinsi dan nasional. Perbandingan itu memberi gambaran posisi pembangunan Manado.
Selain ekonomi makro, Wali Kota menjelaskan pembangunan fisik yang telah dilakukan. Peningkatan infrastruktur menjadi bagian dari bukti kerja pemerintah kota.
Dengan pendekatan tersebut, Manado ingin menjaga momentum pertumbuhan. Pemerintah juga ingin memastikan program pembangunan memberi dampak langsung kepada masyarakat.
Bus Trans Manado Masuk Program Strategis
Salah satu program yang dipaparkan ialah pengembangan transportasi publik. Pemerintah Kota Manado mendorong layanan Bus Trans Manado untuk meningkatkan mobilitas warga.
Program ini menyasar kenyamanan dan keamanan masyarakat dalam bertransportasi. Selain itu, transportasi publik dapat mendukung aktivitas ekonomi perkotaan.
Bus Trans Manado juga menjadi bagian dari modernisasi layanan perkotaan. Pemerintah ingin memberi pilihan transportasi yang lebih tertata.
Layanan transportasi publik memiliki peran penting bagi kota yang terus berkembang. Karena itu, Pemkot Manado menempatkannya dalam agenda pembangunan strategis.
Dengan layanan yang baik, mobilitas warga dapat lebih efisien. Pada akhirnya, aktivitas ekonomi kota juga ikut bergerak.
Pemkot Optimistis Raih Hasil Terbaik PPD 2026
Pemerintah Kota Manado optimistis meraih hasil terbaik dalam PPD 2026. Optimisme itu muncul dari capaian pembangunan dan inovasi yang telah dipresentasikan.
Penilaian ini menjadi momentum untuk menunjukkan kualitas perencanaan pembangunan daerah. Selain itu, PPD juga mengukur konsistensi pelaksanaan program pemerintah.
Jajaran Pemkot Manado hadir dalam proses penilaian tersebut. Asisten II Sekretariat Daerah Kota Manado Atto Bulo turut mengikuti agenda.
Para kepala perangkat daerah juga hadir bersama sejumlah undangan. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan lintas perangkat terhadap capaian pembangunan Manado.
Ke depan, Pemkot Manado ingin memperkuat pembangunan inklusif dan berkelanjutan. Pemerintah juga menegaskan komitmen pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Manado Perkuat Komitmen Pembangunan Inklusif
Masuknya Manado dalam lima besar nasional PPD 2026 menjadi pengakuan penting. Capaian itu menunjukkan pemerintah kota mampu menyusun arah pembangunan yang terukur.
Namun, pekerjaan pembangunan belum berhenti pada nominasi. Pemkot Manado perlu terus menjaga kualitas program dan pelayanan publik.
Andrei Angouw menempatkan kesejahteraan masyarakat sebagai tujuan utama. Karena itu, pertumbuhan ekonomi harus terhubung dengan penurunan kemiskinan.
Selain itu, pembangunan infrastruktur perlu terus menjawab kebutuhan warga. Transportasi, layanan publik, investasi, dan ekonomi rakyat harus bergerak bersama.
Dengan strategi tersebut, Manado berpeluang memperkuat posisinya di tingkat nasional. PPD 2026 menjadi panggung untuk menunjukkan kemajuan Kota Manado.
Sementara itu, perkembangan lain dapat dilihat dalam laporan Richard Sualang Buka Dentaverse Symposium 2026 di Manado.
Informasi lain yang masih berkaitan tersedia dalam laporan Kota Manado Punya 87 Kelurahan, Mapanget Jadi Kecamatan Terluas.