BOLTARA — Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara resmi menutup Latsar CPNS Boltara 2026, Jumat, 24 Juli 2026. Sebanyak 268 peserta dinyatakan lulus setelah menyelesaikan seluruh tahapan pelatihan selama tiga bulan.
Wakil Bupati Boltara Mohammad Aditya Pontoh menutup kegiatan tersebut bersama Kepala BPSDMD Sulawesi Utara Franky A. Tintingon. Penutupan menandai berakhirnya rangkaian pelatihan yang dimulai sejak 27 April 2026.
Seluruh peserta mengikuti pembelajaran mandiri, kelas elektronik, pembelajaran klasikal, habituasi, serta aktualisasi di unit kerja. Program tersebut membentuk karakter sekaligus meningkatkan kompetensi calon aparatur pemerintah.
Aditya menegaskan bahwa pelatihan dasar tidak hanya memenuhi persyaratan administratif pengangkatan CPNS. Sebaliknya, kegiatan itu menjadi fondasi penting untuk melahirkan aparatur profesional, adaptif, dan berintegritas.
Peserta juga memperoleh pembekalan mengenai wawasan kebangsaan, bela negara, kedisiplinan, serta kedudukan PNS. Selain itu, mereka menerapkan nilai ASN BerAKHLAK melalui proyek aktualisasi di tempat tugas.
Pemerintah berharap hasil aktualisasi memberikan manfaat langsung bagi organisasi dan masyarakat. Karena itu, peserta harus melanjutkan inovasi yang telah mereka bangun selama pelatihan.
Berakhirnya Latsar CPNS Boltara 2026 bukan menjadi akhir proses pembelajaran. Momentum tersebut justru membuka perjalanan baru dalam pengabdian sebagai aparatur sipil negara.
Peserta Jalani Pelatihan Selama Tiga Bulan
Kepala BKPSDM Boltara Mirwan Datukramat menyampaikan laporan pelaksanaan Latsar Angkatan XII. Menurutnya, kegiatan berlangsung sejak 27 April hingga 24 Juli 2026.
Panitia menggunakan metode pembelajaran klasikal, mandiri, dan elektronik selama pelatihan. Selanjutnya, peserta menjalani masa habituasi selama 30 hari kalender.
Tahapan habituasi memberi kesempatan kepada peserta untuk menerapkan pengetahuan dalam lingkungan kerja. Mereka juga menyusun kegiatan aktualisasi berdasarkan persoalan nyata pada unit masing-masing.
Melalui proses tersebut, peserta tidak hanya memahami teori administrasi pemerintahan. Mereka dituntut menghadirkan gagasan, solusi, serta perubahan yang memberi dampak terukur.
Sebanyak 268 peserta berhasil menuntaskan seluruh rangkaian Latsar CPNS Boltara 2026. Seluruh peserta kemudian dinyatakan lulus berdasarkan hasil penilaian pada setiap tahapan.
Materi pelatihan turut menekankan nilai dasar ASN BerAKHLAK. Nilai itu mencakup pelayanan, akuntabilitas, kompetensi, keharmonisan, loyalitas, adaptasi, serta kolaborasi.
Penerapan nilai tersebut harus terlihat melalui sikap dan cara kerja aparatur. Oleh sebab itu, peserta perlu menjaga integritas saat menjalankan kewenangan pemerintahan.
Calon PNS juga harus memahami kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Dengan demikian, mereka dapat memberikan pelayanan secara cepat, tepat, ramah, dan transparan.
Kedisiplinan menjadi bagian penting selama pelatihan berlangsung. Selain itu, peserta belajar membangun tanggung jawab dan kemampuan bekerja dalam tim.
Pemerintah daerah mengharapkan lulusan mampu menyesuaikan diri terhadap perubahan teknologi. Kompetensi digital diperlukan untuk mempercepat pekerjaan serta meningkatkan mutu pelayanan publik.
Peserta juga harus terus memperluas pengetahuan setelah kembali ke unit kerja. Sebab, perkembangan regulasi dan tuntutan masyarakat membutuhkan aparatur yang selalu belajar.
Lulusan Diminta Menjadi ASN Profesional
Wakil Bupati meminta peserta membawa seluruh pengalaman pelatihan ke lingkungan kerja masing-masing. Setiap lulusan harus menunjukkan perubahan melalui kinerja dan pelayanan yang semakin baik.
Status aparatur menuntut tanggung jawab besar kepada masyarakat, pemerintah, dan negara. Karena itu, ASN wajib menjaga etika serta menghindari tindakan yang merusak kepercayaan publik.
Profesionalisme tidak hanya bergantung pada kemampuan teknis. Aparatur juga membutuhkan kejujuran, loyalitas, kepedulian, dan keberanian mengambil keputusan yang tepat.
Selain itu, lulusan Latsar CPNS Boltara 2026 diminta terus berkarya dan menciptakan inovasi. Gagasan sederhana dapat memberi manfaat besar apabila menjawab kebutuhan pelayanan.
Pemerintah menginginkan ASN yang bangga melayani bangsa. Namun, kebanggaan tersebut harus terlihat melalui disiplin, tanggung jawab, serta hasil kerja nyata.
Setiap peserta diharapkan membantu mewujudkan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara yang maju dan sejahtera. Aparatur perlu mendukung program pembangunan sesuai tugas dan fungsi masing-masing.
Sinergi antarperangkat daerah juga menentukan keberhasilan pembangunan. Oleh sebab itu, lulusan harus membangun komunikasi dan kolaborasi dalam menjalankan program pemerintah.
Pemerintah turut menyampaikan terima kasih kepada panitia, pengajar, coach, mentor, dan seluruh pihak pendukung. Kontribusi mereka membantu pelatihan berjalan hingga seluruh peserta menyelesaikan program.
Tim widyaiswara BPSDMD Sulawesi Utara juga mendampingi peserta selama proses pembelajaran. Pendampingan tersebut membantu peserta memahami materi serta menyusun aktualisasi secara terarah.
Sekretaris Daerah Boltara Jusnan C. Mokoginta turut menghadiri penutupan tersebut. Selain itu, hadir Asisten Administrasi Umum Abdul Nazarudin Maloho dan Inspektur Daerah Khristanto Nani.
Sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah juga mengikuti agenda tersebut. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan Pemkab Boltara terhadap pengembangan kompetensi aparatur.
Setelah Latsar CPNS Boltara 2026 berakhir, seluruh peserta akan melanjutkan pengabdian pada unit kerja. Pemerintah berharap mereka tumbuh menjadi ASN profesional, inovatif, dan terpercaya.
Dalam agenda pemerintahan lainnya, simak laporan BPD Boltara Diperkuat Lewat Pertemuan ABPEDNAS Sulut, Bupati Sirajudin tekankan Kolaborasi Desa.
Baca juga laporan terkait KUA-PPAS Boltara 2027 Disampaikan, Pemda Tetapkan Empat Prioritas Pembangunan.
Informasi ekonomi terkait dapat dilihat melalui laporan Pemkab Boltara Pastikan Setiap Rupiah APBD 2027 Berdampak bagi Masyarakat.