Pemerintahan
Berita Redaksi Diterbitkan Redaksi Bolaang Mongondow Utara Breaking News Headline

Reforma Agraria Boltara 2026 Fokus Perkuat Kepastian Hukum Tanah

Reforma Agraria Boltara 2026 menyatukan data, rencana kerja, dan dukungan lintas instansi untuk menyelesaikan persoalan pertanahan masyarakat.

Refli Puasa
Ditulis oleh
Founder & Developer
Profil Penulis
Dipublikasikan
16 Juli 2026 16:06 WITA
Diperbarui
16 Jul 2026 16:28
Waktu Baca
4 menit
Dibaca
16 views
Reforma Agraria Boltara 2026
Pic Prokopim Boltara

BOROKOReforma Agraria Boltara 2026 akan memprioritaskan kepastian hukum tanah, pemerataan akses, dan penyelesaian persoalan pertanahan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara memulai program tersebut melalui rapat koordinasi awal Gugus Tugas Reforma Agraria.

Sekretaris Daerah Boltara, Jusnan C. Mokoginta, membuka kegiatan pada Kamis, 16 Juli 2026.

Rapat berlangsung di Aula Pohohimbunga Bapelitbangda Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

Kantor Pertanahan Kabupaten Boltara menggelar kegiatan dengan tema reforma agraria berkeadilan, tertib hukum, dan berkelanjutan.

Melalui rapat tersebut, pemerintah dan instansi terkait menyamakan pemahaman mengenai tugas setiap anggota gugus tugas.

Selain itu, peserta menyusun rencana kerja, jadwal kegiatan, serta pemetaan tantangan selama pelaksanaan program.

Jusnan menilai koordinasi awal akan menentukan keberhasilan seluruh agenda GTRA sepanjang 2026.

“Rapat koordinasi awal ini menjadi langkah krusial bagi keberhasilan seluruh kegiatan GTRA Tahun 2026,” kata Jusnan.

Menurutnya, seluruh anggota harus memahami peran dan tanggung jawab masing-masing sejak tahap perencanaan.

Dengan demikian, pelaksanaan Reforma Agraria Boltara 2026 dapat berjalan terarah dan tidak tumpang tindih.

GTRA Boltara Diminta Utamakan Kepentingan Masyarakat

Jusnan meminta anggota Gugus Tugas Reforma Agraria menjalankan amanah dengan tanggung jawab dan integritas tinggi.

Setiap tahapan harus mengikuti ketentuan hukum yang berlaku. Selain itu, tim wajib bekerja transparan dan akuntabel.

Sekda juga mengingatkan seluruh anggota agar tidak memihak kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.

Sebaliknya, gugus tugas harus menempatkan kebutuhan masyarakat dan pembangunan daerah sebagai prioritas utama.

Reforma agraria tidak hanya berkaitan dengan pembagian atau penataan tanah. Program tersebut juga menyentuh kepastian kepemilikan dan penyelesaian konflik.

Karena itu, tim membutuhkan data yang lengkap, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Perangkat daerah juga perlu memperkuat koordinasi dengan Kantor Pertanahan. Langkah ini penting untuk menghindari perbedaan informasi.

Selain itu, pemerintah harus memahami kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pada setiap lokasi sasaran.

Pendekatan tersebut membantu tim menentukan solusi yang adil dan sesuai kebutuhan warga.

Jusnan menegaskan pelayanan kepada masyarakat harus menjadi dasar seluruh keputusan GTRA.

“Utamakan kepentingan masyarakat luas dan kepentingan pembangunan daerah di atas segalanya,” tegasnya.

Melalui Reforma Agraria Boltara 2026, pemerintah berharap masyarakat memperoleh perlindungan hukum yang lebih kuat.

Program tersebut juga diharapkan mendorong pemanfaatan tanah secara produktif dan berkelanjutan.

Perangkat Daerah Wajib Siapkan Data dan Dukungan

Pemkab Boltara meminta seluruh perangkat daerah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan GTRA.

Dukungan itu mencakup penyediaan data, sumber daya manusia, anggaran, dan fasilitas kerja.

Menurut Jusnan, keberhasilan reforma agraria tidak hanya menjadi tanggung jawab Kantor Pertanahan.

Seluruh instansi terkait harus terlibat aktif sesuai kewenangan masing-masing.

Bapelitbangda dapat membantu sinkronisasi program dengan rencana pembangunan daerah.

Sementara itu, perangkat teknis perlu menyediakan informasi wilayah, penggunaan lahan, dan kondisi masyarakat.

Dukungan hukum juga penting ketika tim menghadapi sengketa atau persoalan administrasi pertanahan.

Karena itu, koordinasi dengan kejaksaan dan unsur penegak hukum harus berjalan secara intensif.

Pemkab Boltara menjadikan program tersebut sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah.

Pemerintah ingin memastikan tanah memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat.

Selain memberi kepastian hukum, reforma agraria dapat membuka akses masyarakat terhadap sumber penghidupan.

Program tersebut juga dapat mengurangi ketimpangan penguasaan dan pemanfaatan tanah.

Namun, pemerintah harus menjalankan setiap proses secara hati-hati dan berdasarkan data.

Kesalahan administrasi dapat memicu sengketa baru dan merugikan masyarakat.

Oleh sebab itu, GTRA perlu memeriksa setiap usulan secara menyeluruh sebelum mengambil keputusan.

Transparansi informasi juga akan membantu masyarakat memahami proses dan tahapan program.

Kolaborasi Lintas Instansi Perkuat Reforma Agraria

Rapat koordinasi awal menghadirkan berbagai unsur pemerintah dan aparat terkait.

Kepala Kantor Pertanahan Boltara mengikuti kegiatan bersama perwakilan Kejaksaan Negeri Boltara.

Danramil Kaidipang juga hadir dalam pertemuan tersebut.

Selain itu, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat serta sejumlah kepala OPD mengikuti rapat.

Kehadiran lintas instansi memperkuat pendekatan kolaboratif dalam menjalankan Reforma Agraria Boltara 2026.

Setiap lembaga memiliki data dan kewenangan yang dapat mendukung penyelesaian persoalan pertanahan.

Kolaborasi juga memungkinkan pemerintah merespons kendala secara lebih cepat.

Namun, seluruh pihak harus menjaga komunikasi dan disiplin pelaksanaan rencana kerja.

Pemkab Boltara berharap rapat awal menghasilkan pembagian tugas yang jelas.

Jadwal kegiatan juga harus disusun secara realistis agar setiap target dapat tercapai.

Selanjutnya, tim akan memetakan lokasi, persoalan, serta kelompok masyarakat yang membutuhkan penanganan.

Hasil pemetaan tersebut menjadi dasar penyusunan langkah penyelesaian.

Melalui program ini, pemerintah ingin menghadirkan tata kelola pertanahan yang tertib dan berkeadilan.

Selain itu, masyarakat diharapkan memperoleh kepastian hukum atas tanah yang mereka kuasai.

Keberhasilan GTRA juga akan mendukung pembangunan daerah secara lebih terencana.

Tanah yang memiliki status jelas dapat mendukung investasi, pertanian, permukiman, dan pelayanan publik.

Untuk konteks kebijakan daerah, baca juga laporan Bupati Sirajudin Kukuhkan Tim Pembina Posyandu Boltara Masa Bakti 2026-2030.

Di sektor ekonomi daerah, baca juga laporan Pemkab Boltara Pastikan Setiap Rupiah APBD 2027 Berdampak bagi Masyarakat.

Di sektor ekonomi daerah, baca juga laporan Boltara Raih WTP 10 Kali, Sirajudin Lasena Ingatkan APBD Harus Lebih Berdampak.

Bagikan Artikel
Facebook X WhatsApp Link disalin
Rekomendasi Redaksi

Berita Terkait

Dipilih otomatis berdasarkan topik, kategori, wilayah, tag, popularitas, dan kedekatan isi berita.

6 rekomendasi
PENAS Petani Nelayan XVII 2026
Topik Terkait Skor 147

Usai Arahan Presiden Prabowo di PENAS XVII, Sirajudin Lasena Tegaskan Komitmen Perkuat Petani dan Nelayan Boltara

Pemerintahan • Bolaang Mongondow Utara
Tag sama • Kategori sama • Wilayah terkait • Judul/topik mirip • Penulis sama • Headline
Baca artikel terkait →
RKA Boltara Tahun 2027
Topik Terkait Skor 144

Pemkab Boltara Pastikan Setiap Rupiah APBD 2027 Berdampak bagi Masyarakat

Pemerintahan • Bolaang Mongondow Utara
Tag sama • Kategori sama • Wilayah terkait • Judul/topik mirip • Penulis sama • Headline • Breaking
Baca artikel terkait →
Tim Pembina Posyandu Boltara 2026
Topik Terkait Skor 141

Bupati Sirajudin Kukuhkan Tim Pembina Posyandu Boltara Masa Bakti 2026-2030

Pemerintahan • Bolaang Mongondow Utara
Tag sama • Kategori sama • Wilayah terkait • Judul/topik mirip • Breaking
Baca artikel terkait →
KMD Pramuka Boltara
Topik Terkait Skor 137

Kwarcab Boltara Buka KMD Pramuka, Dorong Pembina Profesional dan Berintegritas

Pemerintahan • Bolaang Mongondow Utara
Tag sama • Kategori sama • Wilayah terkait • Judul/topik mirip • Penulis sama • Pilihan editor
Baca artikel terkait →
Dinas PUPR Boltara
Topik Terkait Skor 137

Dinas PUPR Boltara Larang Penggunaan Pompa Air Langsung pada Jaringan Distribusi

Pemerintahan • Bolaang Mongondow Utara
Tag sama • Kategori sama • Wilayah terkait • Judul/topik mirip • Penulis sama • Pilihan editor
Baca artikel terkait →
Damkar Boltara Padamkan Kebakaran Somel di Bolangitang I
Topik Terkait Skor 134

Damkar Boltara Padamkan Kebakaran Somel di Bolangitang I

Pemerintahan • Bolaang Mongondow Utara
Tag sama • Kategori sama • Wilayah terkait • Judul/topik mirip • Penulis sama • Headline • Breaking
Baca artikel terkait →
Topik terkait:
Refli Puasa
Tentang Penulis

Refli Puasa — Founder & Developer

Refli Hertanto Puasa adalah pendiri dan pengembang Manado.news yang bergabung di dunia jurnalistik sejak 2009. Ia memiliki minat pada fotografi, videografi dan traveling, dengan ke...

Redaksi manado.news

Koreksi atau informasi tambahan?

Pembaca dapat menghubungi redaksi untuk memberikan koreksi, data tambahan, atau klarifikasi terkait berita ini.

Hubungi Redaksi