Hukum
Berita Redaksi Diterbitkan Redaksi Bolaang Mongondow Utara

Kejari Boltara Naikkan Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada KPU ke Penyidikan

Kejari Boltara menaikkan dugaan korupsi dana hibah Pilkada KPU senilai Rp21,5 miliar ke tahap penyidikan dan telah memeriksa sekitar 60 saksi.

Refli Puasa
Ditulis oleh
Founder & Developer
Profil Penulis
Dipublikasikan
29 Juni 2026 15:42 WITA
Diperbarui
09 Aug 2026 00:17
Waktu Baca
3 menit
Dibaca
187 views
dugaan korupsi dana hibah Pilkada boltara

BOLTARAKejari Boltara meningkatkan penanganan dugaan korupsi dana hibah Pilkada di Komisi Pemilihan Umum atau KPU Bolaang Mongondow Utara ke tahap penyidikan.

Dana hibah Pilkada yang kini diusut mencapai Rp21,5 miliar. Peningkatan status perkara ini menunjukkan penyidik mulai mendalami dugaan tindak pidana melalui pemeriksaan saksi dan pengumpulan alat bukti.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Boltara, Elimanuel Lolongan, S.H., mengatakan penyidik telah memeriksa sekitar 60 saksi dalam perkara tersebut.

“Pada tahap penyidikan ini, kami sudah memeriksa 60 saksi. Jika alat bukti sudah cukup, akan langsung dilakukan penetapan tersangka. Kita tidak lama-lama,” kata Elimanuel kepada wartawan.

Penyidik Telusuri Penggunaan Dana Hibah Pilkada

Elimanuel menjelaskan, pemeriksaan masih terus berjalan untuk menelusuri penggunaan dana hibah Pilkada tersebut. Penyidik mendalami aliran anggaran, mekanisme pencairan, hingga pertanggungjawaban penggunaan dana.

Selain itu, penyidik juga memeriksa pihak-pihak yang dinilai mengetahui proses pengelolaan anggaran. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat konstruksi perkara sebelum penetapan tersangka.

Menurut Elimanuel, Kejari Boltara serius mengusut dugaan korupsi dana hibah Pilkada di KPU Boltara. Ia meminta masyarakat menunggu proses hukum yang sedang berjalan.

“Prosesnya masih berjalan dan kami serius mengusut tuntas kasus ini. Hari ini saja kita sedang pemeriksaan,” ujarnya.

Pemeriksaan saksi menjadi bagian penting dalam tahap penyidikan. Sebab, penyidik perlu memastikan setiap penggunaan anggaran memiliki dasar hukum dan bukti pendukung.

Kejari Sinyalkan Ada Pihak yang Bertanggung Jawab

Meski belum menetapkan tersangka, Kejari Boltara memberi sinyal bahwa perkara ini dapat menyeret lebih dari satu pihak. Penyidik akan menentukan pihak yang bertanggung jawab setelah alat bukti dinilai cukup.

Elimanuel menegaskan, setiap dugaan kerugian negara harus dipertanggungjawabkan secara hukum. Karena itu, siapa pun yang terlibat akan diproses sesuai ketentuan.

“Ada kerugian negara, pasti ada pihak yang dimintai pertanggungjawaban hukum. Siapa pun yang terlibat akan diproses,” tegasnya.

Hingga kini, Kejari Boltara belum mengumumkan nilai pasti kerugian negara. Penyidik masih mendalami dokumen pertanggungjawaban penggunaan dana hibah yang bersumber dari APBD.

Selain itu, penyidik masih membuka peluang pemeriksaan tambahan terhadap sejumlah pihak. Langkah tersebut akan disesuaikan dengan perkembangan hasil penyidikan.

Penanganan Kasus Masih Terus Berjalan

Kasus dugaan korupsi dana hibah Pilkada KPU Boltara menjadi perhatian karena menyangkut anggaran besar. Dana tersebut seharusnya digunakan sesuai peruntukan dalam pelaksanaan tahapan Pilkada.

Kejari Boltara kini fokus memperkuat alat bukti sebelum mengambil langkah hukum berikutnya. Jika bukti dinilai cukup, penyidik akan menetapkan tersangka dalam perkara ini.

Proses penyidikan juga akan menguji kesesuaian dokumen, penggunaan anggaran, dan keterangan para saksi. Dengan begitu, penyidik dapat menggambarkan alur perkara secara lebih utuh.

Masyarakat diharapkan menunggu hasil resmi dari kejaksaan. Sementara itu, Kejari Boltara memastikan penanganan perkara akan terus berjalan sesuai prosedur hukum.

Baca penjelasan Kapolres Boltara terkait kronologi gugurnya Briptu Excel Mamuli saat menjalankan tugas pengamanan di Desa Paku, Bolangitang Barat.

Simak juga peristiwa anggota URC Polres Boltara yang meninggal dunia saat merespons keributan di Desa Paku sebagai bagian dari tugas menjaga keamanan masyarakat.

Bagikan Artikel
Facebook X WhatsApp Link disalin
Rekomendasi Redaksi

Berita Terkait

Dipilih otomatis berdasarkan topik, kategori, wilayah, tag, popularitas, dan kedekatan isi berita.

6 rekomendasi
AKBP Andhika Fitransyah
Wilayah Terkait Skor 98

AKBP Andhika Fitransyah Pimpin Polres Boltara, Bawa Pengalaman dari Bareskrim Polri

Hukum • Bolaang Mongondow Utara
Kategori sama • Wilayah terkait • Judul/topik mirip • Penulis sama • Headline • Breaking
Baca artikel terkait →
pembinaan Posyandu Boltara
Wilayah Terkait Skor 91

Dinkes Boltara Perkuat Tim Pembina Posyandu Lewat Bimtek Pengelolaan Layanan Kesehatan

Kesehatan • Bolaang Mongondow Utara
Wilayah terkait • Judul/topik mirip • Penulis sama • Headline • Breaking
Baca artikel terkait →
Sofian Mokoginta Ketua PTMSI Boltara
Wilayah Terkait Skor 87

Sofian Mokoginta Terpilih Sebagai Ketua PTMSI Bolaang Mongondow Utara 2026-2030

Olahraga • Bolaang Mongondow Utara
Wilayah terkait • Judul/topik mirip • Penulis sama • Headline • Breaking
Baca artikel terkait →
penguatan kelembagaan BPD Boltara
Wilayah Terkait Skor 84

BPD Boltara Diperkuat Lewat Pertemuan ABPEDNAS Sulut, Bupati Sirajudin Tekankan Kolaborasi Desa

Pemerintahan • Bolaang Mongondow Utara
Wilayah terkait • Judul/topik mirip • Penulis sama • Headline • Breaking
Baca artikel terkait →
Diklat Paskibraka Boltara 2026
Wilayah Terkait Skor 80

Diklat Paskibraka Boltara 2026 Dibuka, 37 Peserta Jalani Pembinaan Intensif

Pemerintahan • Bolaang Mongondow Utara
Wilayah terkait • Judul/topik mirip • Headline • Breaking
Baca artikel terkait →
Sekolah Nasional Terintegrasi Boltara
Wilayah Terkait Skor 73

Sirajudin Lasena Usulkan Sekolah Nasional Terintegrasi Boltara ke Kemendikdasmen

Pemerintahan • Bolaang Mongondow Utara
Wilayah terkait • Judul/topik mirip • Headline • Breaking
Baca artikel terkait →
Topik terkait:
Refli Puasa
Tentang Penulis

Refli Puasa — Founder & Developer

Refli Hertanto Puasa adalah pendiri dan pengembang Manado.news yang bergabung di dunia jurnalistik sejak 2009. Ia memiliki minat pada fotografi, videografi dan traveling, dengan ke...

Redaksi manado.news

Koreksi atau informasi tambahan?

Pembaca dapat menghubungi redaksi untuk memberikan koreksi, data tambahan, atau klarifikasi terkait berita ini.

Hubungi Redaksi