BOLTARA — AKBP Andhika Fitransyah resmi memimpin Polres Boltara setelah menggantikan AKBP Juleigtin Siahaan. Pergantian Kapolres Boltara itu menjadi bagian dari mutasi jabatan di lingkungan Polri.
AKBP Juleigtin Siahaan mendapat tugas baru sebagai Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kepulauan Riau. Sementara itu, AKBP Andhika mulai mengemban amanah sebagai Kapolres Bolaang Mongondow Utara sejak Selasa, 24 Juni 2026.
Perwira menengah Polri tersebut membawa pengalaman panjang dari Badan Reserse Kriminal Polri. Karena itu, kehadirannya menarik perhatian publik Boltara, terutama dalam penguatan penegakan hukum.
AKBP Andhika Fitransyah Lulusan Akpol 2006
AKBP Andhika Fitransyah lahir di Kota Madiun, Jawa Timur, pada 19 Juni 1985. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 2006.
Setelah menyelesaikan pendidikan Akpol, ia meniti karier kepolisian secara bertahap. Perjalanan itu kemudian membawanya ke sejumlah posisi penting di bidang reserse.
Selain memiliki pengalaman lapangan, AKBP Andhika juga memperkuat kapasitas akademiknya. Ia menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian pada 2015.
Selanjutnya, ia mengikuti pendidikan Sesko AU pada 2021. Kemudian, ia meraih gelar Magister Pertahanan dari Universitas Pertahanan Republik Indonesia pada 2023.
Latar belakang tersebut memperlihatkan kombinasi pengalaman reserse dan pendidikan strategis. Bekal itu menjadi modal penting dalam memimpin Polres Boltara.
Lama Bertugas di Bareskrim Polri
Sebelum menjabat Kapolres Boltara, AKBP Andhika Fitransyah lama bertugas di Bareskrim Polri. Ia banyak mengisi jabatan di Direktorat Tindak Pidana Umum.
Pengalaman itu membentuk rekam jejaknya sebagai penyidik. Selain itu, ia menangani berbagai perkara pidana di tingkat nasional.
Jabatan terakhirnya ialah Penyidik Tindak Pidana Muda Tingkat I Dittipidum Bareskrim Polri. Ia menduduki posisi tersebut sejak 8 Desember 2025.
Sebelumnya, AKBP Andhika menjabat Kanit 3 Subdit IV Dittipidum Bareskrim Polri. Jabatan itu ia emban sejak 18 April 2022.
Kariernya di Bareskrim juga mencakup posisi Perwira Menengah Bareskrim Polri pada Januari 2022. Lebih awal, ia menjabat Kasubnit 4 Subdit II Dittipidum Bareskrim Polri sejak September 2019.
Pengalaman berjenjang itu memperkuat kemampuannya di bidang penyidikan. Karena itu, publik menaruh harapan pada penguatan pelayanan hukum di Boltara.
Perjalanan Pangkat Berlangsung Bertahap
Karier kepangkatan AKBP Andhika berjalan secara bertahap. Ia memulai pangkat perwira sebagai Ipda pada 2006.
Kemudian, ia naik menjadi Iptu pada 2010. Setelah itu, ia menyandang pangkat AKP pada 2013.
Perjalanan kariernya terus berkembang hingga pangkat Kompol pada 2020. Selanjutnya, ia resmi menyandang pangkat AKBP sejak 1 Januari 2024.
Kenaikan pangkat tersebut mencerminkan proses karier panjang dalam institusi Polri. Selain itu, pengalaman tugasnya memberi gambaran kapasitas kepemimpinan yang matang.
Sebagai Kapolres Bolaang Mongondow Utara, AKBP Andhika menghadapi tugas yang tidak ringan. Ia harus menjaga keamanan, memperkuat pelayanan, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Juleigtin Siahaan Bertugas ke Polda Kepri
Pergantian Kapolres Boltara juga menandai berakhirnya masa tugas AKBP Juleigtin Siahaan di daerah tersebut. Ia memimpin Polres Bolaang Mongondow Utara sekitar dua tahun delapan bulan.
Selama masa tugasnya, AKBP Juleigtin menjalankan fungsi kepemimpinan kepolisian di wilayah Boltara. Kini, ia mendapat amanah baru di Polda Kepulauan Riau.
Jabatan barunya ialah Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus. Posisi itu menjadi bentuk promosi dalam perjalanan kariernya.
Mutasi ini sekaligus menunjukkan rotasi kepemimpinan di lingkungan Polri. Selain penyegaran organisasi, mutasi juga memperkuat penempatan personel sesuai kebutuhan institusi.
Pisah Sambut Digelar di Boltara
Polres Bolaang Mongondow Utara menyiapkan agenda pisah sambut pejabat lama dan pejabat baru. Rangkaian acara berlangsung pada Kamis, 9 Juli 2026.
Agenda tersebut akan diawali dengan penyambutan adat bagi AKBP Andhika Fitransyah. Prosesi itu berlangsung di Mapolres Boltara.
Setelah itu, jajaran Polres Boltara akan melaksanakan apel pimpinan. Kemudian, acara berlanjut dengan pelepasan pedang pora bagi AKBP Juleigtin Siahaan.
Rangkaian kegiatan juga mencakup rapat internal dan ramah tamah. Pada malam hari, agenda kenal pamit berlangsung bersama Forkopimda, instansi terkait, dan Bhayangkari.
Acara malam kenal pamit akan digelar di Gedung Wanita Pantai Batu Pinagut. Kegiatan ini menjadi momentum transisi kepemimpinan Polres Boltara.
Bekal Penyidikan Diharapkan Perkuat Pelayanan
Kehadiran AKBP Andhika Fitransyah sebagai Kapolres Boltara membawa harapan baru. Pengalamannya di Bareskrim Polri dapat memperkuat penanganan perkara dan pelayanan kepolisian.
Selain itu, Polres Boltara perlu terus menjaga stabilitas keamanan daerah. Tantangan kamtibmas membutuhkan kepemimpinan yang cepat, tegas, dan responsif.
Masyarakat juga membutuhkan layanan kepolisian yang terbuka. Karena itu, pendekatan humanis tetap menjadi bagian penting dari kerja kepolisian.
Dengan bekal pendidikan dan pengalaman penyidikan, AKBP Andhika diharapkan mampu memperkuat kinerja Polres Boltara. Selanjutnya, jajaran kepolisian perlu menjaga sinergi bersama pemerintah daerah dan masyarakat.
Untuk konteks penegakan hukum, baca juga laporan Kapolres Boltara Jelaskan Kronologi Gugurnya Briptu Excel Mamuli Saat Pengamanan di Desa Paku.
Kegiatan kepolisian terkait turut dibahas dalam laporan Anggota URC Polres Boltara Meninggal Saat Pengamanan Keributan di Desa Paku.
Kegiatan kepolisian terkait turut dibahas dalam laporan Polres Boltara Musnahkan 755 Liter Cap Tikus dan 208 Butir Obat Keras.