BOLMONG — Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow resmi membuka Diklat Paskibraka Bolmong 2026, Rabu, 29 Juli 2026.
Kegiatan tersebut mempersiapkan peserta untuk menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Bolmong membuka kegiatan mewakili Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi.
Prosesi pembukaan berlangsung di Ruang Rapat Lantai II Kantor Bupati Bolaang Mongondow, Lolak.
Pemerintah menandai pembukaan secara simbolis dengan mengalungkan kartu peserta kepada dua calon Paskibraka.
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bolaang Mongondow menginisiasi seluruh rangkaian pelatihan tersebut.
Panitia menjadwalkan pemusatan pendidikan dan pelatihan mulai 21 Juli hingga 18 Agustus 2026.
Selama masa tersebut, peserta akan mengikuti latihan fisik, pembinaan mental, pendidikan karakter, dan baris-berbaris.
Para peserta merupakan putra-putri terbaik yang telah melewati tahapan seleksi sejak Februari hingga April 2026.
Seleksi itu mencakup administrasi, wawasan kebangsaan, intelegensi umum, kesehatan, samapta, parade, dan kepribadian.
Selain itu, tim seleksi menguji kemampuan Peraturan Baris-Berbaris setiap calon secara ketat.
Hasil seleksi tersebut menentukan peserta yang berhak mengikuti Diklat Paskibraka Bolmong 2026.
Peserta Ditempa untuk Mengibarkan Merah Putih
Pemusatan latihan bertujuan memperkuat kesiapan fisik dan mental seluruh calon anggota Paskibraka.
Ketahanan tubuh sangat penting karena peserta akan menjalani latihan rutin dengan tingkat kedisiplinan tinggi.
Sementara itu, pembinaan mental membantu peserta mengendalikan tekanan ketika menjalankan tugas pada upacara kemerdekaan.
Pemerintah juga ingin membentuk pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki integritas kuat.
Peserta harus memahami bahwa tugas Paskibraka bukan sekadar mengibarkan dan menurunkan bendera.
Mereka juga membawa nilai nasionalisme, persatuan, pengabdian, dan keteladanan bagi generasi muda.
Karena itu, instruktur akan memberikan materi wawasan kebangsaan sepanjang masa pelatihan.
Pembina turut mengarahkan peserta agar memahami kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Keterampilan baris-berbaris menjadi bagian penting dalam Diklat Paskibraka Bolmong 2026.
Setiap peserta harus menguasai gerakan, langkah, tempo, serta formasi dengan tepat.
Selain ketepatan teknik, kekompakan seluruh anggota akan menentukan keberhasilan pelaksanaan upacara.
Kesalahan kecil dapat memengaruhi keserasian formasi ketika pasukan menjalankan tugas utama.
Oleh sebab itu, pelatih akan mengulang setiap gerakan sampai peserta mampu melakukannya secara konsisten.
Pembinaan intensif tersebut diharapkan menghasilkan pasukan yang tangguh, disiplin, dan percaya diri.
Pemerintah menargetkan seluruh peserta mampu mengibarkan Merah Putih secara sempurna pada puncak peringatan kemerdekaan.
Bupati Minta Peserta Menjalani Latihan dengan Serius
Dalam sambutan tertulisnya, Bupati Yusra Alhabsyi meminta peserta memanfaatkan masa pendidikan sebaik mungkin.
Setiap calon anggota Paskibraka harus mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh.
Selain itu, peserta wajib menaati arahan pembina, pelatih, dan instruktur selama masa pemusatan.
Kepatuhan tersebut akan membantu mereka menguasai tugas sekaligus membangun karakter yang kuat.
“Sebagai duta bangsa, adik-adik harus memanfaatkan waktu pemusatan diklat ini sebaik-baiknya,” ujar bupati.
Menurutnya, peserta memikul kehormatan besar karena mewakili generasi muda Bolaang Mongondow.
Tugas tersebut membutuhkan komitmen, kedisiplinan, kesiapan mental, dan rasa tanggung jawab.
Dengan demikian, peserta harus menjaga sikap selama mengikuti Diklat Paskibraka Bolmong 2026.
Bupati juga meminta calon Paskibraka saling mendukung selama menjalani latihan.
Kekompakan akan membantu peserta menghadapi tantangan fisik maupun tekanan selama proses pembinaan.
Selanjutnya, setiap anggota harus menempatkan kepentingan pasukan di atas kepentingan pribadi.
Semangat tersebut mencerminkan nilai persatuan yang menjadi dasar pembentukan Paskibraka.
Pemerintah berharap pengalaman selama pelatihan memberi manfaat jangka panjang bagi setiap peserta.
Mereka diharapkan membawa kebiasaan disiplin ke sekolah, keluarga, dan lingkungan masyarakat.
Selain itu, peserta harus menjadi teladan bagi teman sebaya melalui sikap dan perilaku positif.
Pelatih Diminta Menjaga Kualitas Pembinaan
Bupati turut memberikan perhatian kepada jajaran pembina, pelatih, dan instruktur Paskibraka.
Ia meminta seluruh pendamping menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme.
Pelatih tidak hanya mengajarkan teknik pengibaran serta keterampilan baris-berbaris.
Mereka juga harus membimbing peserta memahami nilai kebangsaan, kepemimpinan, dan pengabdian.
Selanjutnya, pola pembinaan harus memperhatikan kemampuan serta kondisi setiap peserta.
Instruktur perlu menerapkan disiplin tanpa mengabaikan keselamatan dan kesehatan calon Paskibraka.
Peningkatan kualitas pembinaan juga harus berjalan sejak seleksi hingga pelaksanaan tugas.
Dengan cara itu, pemerintah dapat menjaga standar Diklat Paskibraka Bolmong 2026 secara berkelanjutan.
Evaluasi rutin diperlukan untuk mengukur perkembangan fisik, mental, dan keterampilan setiap peserta.
Apabila menemukan kekurangan, pelatih harus segera memberikan pendampingan dan latihan tambahan.
Pendekatan tersebut membantu peserta mencapai kesiapan terbaik sebelum upacara HUT RI ke-81.
Selain itu, komunikasi antara pelatih, pembina, dan panitia harus berjalan secara terbuka.
Pembukaan kegiatan turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan perangkat daerah.
Danramil Lolak Kapten Arm Petrus Bambang hadir mewakili Dandim 1303 Bolaang Mongondow.
Kabag SDM Polres Bolmong Kompol Rusman M. Saleh juga hadir mewakili Kapolres.
Selain itu, kegiatan diikuti pimpinan Kesbangpol, Dispora, Satpol PP, serta staf khusus bupati.
Perwakilan Kementerian Agama dan Cabang Dinas Pendidikan Sulawesi Utara Wilayah Lolak turut menghadiri pembukaan.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan bersama terhadap pembinaan generasi muda Bolaang Mongondow.
Melalui Diklat Paskibraka Bolmong 2026, pemerintah ingin melahirkan generasi disiplin, tangguh, dan berjiwa nasionalis.
Peserta juga diharapkan menjalankan tugas dengan sempurna pada upacara kemerdekaan tingkat Kabupaten Bolaang Mongondow.
Berita Terkait
Informasi lain yang masih berkaitan tersedia dalam laporan Penegasan Batas Desa Bolmong Dipercepat, Wabup Dony Lumenta tekankan Kepastian Wilayah.
Untuk konteks kebijakan lanjutan, simak laporan NONGKI Bolmong Dorong UMKM Tumbuh Merata hingga Seluruh Kecamatan.
Untuk konteks tambahan, simak laporan Pemkab Bolmong Wajibkan Tes Psikologi bagi Calon Sangadi.