Pendidikan
Berita Redaksi Diterbitkan Redaksi Sulawesi Utara Breaking News Headline

Unsrat Buka Jalur Mandiri T2 Gelombang II, Tersedia 1.318 Kursi

PMB Unsrat Jalur Mandiri T2 Gelombang II membuka pendaftaran hingga 24 Juli 2026 melalui seleksi portofolio nilai rapor.

Dipublikasikan
17 Juli 2026 09:32 WITA
Diperbarui
17 Jul 2026 10:56
Waktu Baca
4 menit
Dibaca
18 views
PMB Unsrat Jalur Mandiri T2 Gelombang II

MANADOPMB Unsrat Jalur Mandiri T2 Gelombang II menyediakan 1.318 kursi bagi calon mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027.

Universitas Sam Ratulangi membuka pendaftaran secara daring mulai 16 hingga 24 Juli 2026.

Calon mahasiswa dapat mengakses portal penerimaan resmi melalui laman Regmaba Unsrat.

Seleksi ini memberi kesempatan tambahan kepada peserta yang belum lolos melalui jalur penerimaan sebelumnya.

Unsrat membuka gelombang kedua karena sejumlah program studi masih memiliki daya tampung.

Kuota tersebut tersebar pada 28 program studi di delapan fakultas.

Peserta dapat memilih maksimal dua program studi berdasarkan urutan prioritas.

Panitia akan menilai peserta melalui portofolio nilai rapor tanpa ujian tertulis.

Biaya pendaftaran PMB Unsrat Jalur Mandiri T2 Gelombang II sebesar Rp400.000.

Peserta dapat membayar biaya tersebut melalui Bank BTN atau Bank BNI.

Persyaratan dan Jadwal Seleksi Mandiri Unsrat

Jalur ini terbuka bagi lulusan SMA, SMK, MA, MAK, atau pendidikan sederajat.

Unsrat menerima lulusan tahun 2024, 2025, dan 2026.

Lulusan Paket C juga dapat mendaftar selama memenuhi seluruh persyaratan.

Namun, usia peserta tidak boleh melebihi 25 tahun saat mengikuti seleksi.

Pendaftaran dan pencetakan kartu peserta berlangsung pada 16 hingga 24 Juli 2026.

Selanjutnya, panitia melaksanakan seleksi portofolio nilai rapor pada 27 Juli 2026.

Unsrat menjadwalkan pengumuman hasil seleksi pada 28 Juli 2026.

Peserta yang lolos wajib mengikuti verifikasi dan validasi berkas pada 29–31 Juli 2026.

Sementara itu, pembayaran Uang Kuliah Tunggal berlangsung mulai 29 Juli hingga 12 Agustus 2026.

Peserta perlu memeriksa seluruh data sebelum menyelesaikan pendaftaran.

Kesalahan identitas atau dokumen dapat menghambat proses verifikasi setelah pengumuman.

Karena itu, calon mahasiswa sebaiknya menyiapkan rapor dan dokumen pendukung sejak awal.

Mereka juga perlu memilih program studi sesuai minat dan kemampuan akademik.

Fakultas Pertanian Sediakan Banyak Pilihan Program Studi

Fakultas Teknik membuka Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota dengan 23 kursi.

Selain itu, Program Studi Teknik Pertanian menyediakan 26 kursi.

Fakultas Pertanian menawarkan tujuh program studi dalam seleksi kali ini.

Teknologi Pangan menyediakan 39 kursi, sedangkan Agribisnis membuka 62 kursi.

Program Studi Agroteknologi memiliki 40 kursi dan Ilmu Kehutanan menyediakan 36 kursi.

Sementara itu, Ilmu Tanah membuka 47 kursi dan Proteksi Tanaman memiliki 41 kursi.

Program Studi Agronomi juga menyediakan 45 kursi bagi peserta.

Fakultas Peternakan membuka 99 kursi melalui Program Studi Peternakan.

Jumlah tersebut menjadi salah satu kuota terbesar dalam penerimaan gelombang kedua.

Melalui PMB Unsrat Jalur Mandiri T2 Gelombang II, calon mahasiswa dapat mempertimbangkan program berbasis sumber daya alam.

Pilihan tersebut mencakup pertanian, kehutanan, peternakan, kelautan, dan perikanan.

Ilmu Kelautan Tawarkan Kuota Terbesar

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan menyediakan enam program studi.

Program Studi Ilmu Kelautan menawarkan 105 kursi, terbanyak dalam daftar penerimaan.

Manajemen Sumberdaya Perairan membuka 47 kursi dan Budidaya Perairan menyediakan 41 kursi.

Selanjutnya, Teknologi Hasil Perikanan menerima 42 mahasiswa baru.

Agrobisnis Perikanan menawarkan 53 kursi bagi calon mahasiswa.

Adapun Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan menyediakan 25 kursi.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis membuka Program Studi Ekonomi Pembangunan dengan 65 kursi.

Sementara itu, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik menawarkan empat program studi.

Ilmu Politik menyediakan 26 kursi, sedangkan Sosiologi membuka 39 kursi.

Program Studi Ilmu Perpustakaan memiliki 47 kursi dan Antropologi Sosial menawarkan 38 kursi.

Beragam pilihan tersebut memberi ruang bagi peserta untuk menyesuaikan program dengan rencana karier.

Namun, peserta tetap harus memperhatikan urutan pilihan karena sistem memakai skala prioritas.

Pilihan Program Studi Ilmu Budaya dan FMIPA

Fakultas Ilmu Budaya menyediakan tiga program studi melalui seleksi gelombang kedua.

Sastra Indonesia membuka 42 kursi, sedangkan Sastra Jerman menawarkan 30 kursi.

Program Studi Ilmu Sejarah juga menyediakan 38 kursi.

Sementara itu, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam membuka empat pilihan.

Program Studi Matematika menawarkan 68 kursi bagi calon mahasiswa.

Fisika menyediakan 62 kursi, sedangkan Biologi membuka 36 kursi.

Program Studi Kimia juga menerima 56 mahasiswa baru.

Secara keseluruhan, PMB Unsrat Jalur Mandiri T2 Gelombang II menyediakan tepat 1.318 kursi.

Jumlah tersebut berasal dari keseluruhan kuota pada 28 program studi.

Peserta perlu mengikuti informasi melalui kanal resmi Unsrat selama tahapan seleksi berlangsung.

Langkah itu penting untuk menghindari informasi palsu, perubahan jadwal, atau kesalahan prosedur.

Unsrat juga meminta calon mahasiswa menyelesaikan pendaftaran sebelum batas waktu.

Pendaftaran akan berakhir pada Jumat, 24 Juli 2026.

Karena waktunya terbatas, peserta sebaiknya tidak menunggu hari terakhir.

Kesiapan dokumen dan ketepatan memilih program studi akan memperlancar seluruh proses seleksi.

Baca juga laporan terkait 345 Mahasiswa KKN IAIN Manado Diterjunkan ke Tiga Kecamatan di Bolmong.

Sementara itu, perkembangan lain dapat dilihat dalam laporan KUA PPAS Sulut 2027 Targetkan Pendapatan Daerah Rp3,24 Triliun.

Bagikan Artikel
Facebook X WhatsApp Link disalin
Nanang Kasim
Tentang Penulis

Nanang Kasim — Editor

Jurnalis/redaksi manado.news yang bertugas menyajikan informasi terkini, akurat, dan relevan untuk pembaca Sulawesi Utara.

Redaksi manado.news

Koreksi atau informasi tambahan?

Pembaca dapat menghubungi redaksi untuk memberikan koreksi, data tambahan, atau klarifikasi terkait berita ini.

Hubungi Redaksi