MANADO — Penunjukan Plt Pemprov Sulut menyasar tiga perangkat daerah untuk memastikan pemerintahan dan pelayanan masyarakat tetap berjalan optimal.
Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus memberikan amanah tersebut melalui Sekretaris Daerah Provinsi Sulut, Tahlis Gallang.
Tahlis menyerahkan surat keputusan kepada para pejabat di ruang kerjanya, Selasa, 21 Juli 2026.
Pejabat yang menerima tugas baru akan memimpin Biro Administrasi Pimpinan, Dinas Kesehatan, serta Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral.
Alfrets R. Owu menerima tugas pada Biro Administrasi Pimpinan menggantikan Christian Iroth.
Sementara itu, dr. Lydia Tulus menggantikan dr. Rima Lolong pada Dinas Kesehatan Daerah Sulawesi Utara.
Reiner Dondokambey juga menerima amanah sebagai Pelaksana Tugas pada Dinas ESDM Sulawesi Utara.
Tahlis meminta ketiganya segera bekerja, memperkuat koordinasi, dan menjaga keberlanjutan program strategis pemerintah daerah.
Penunjukan Plt Menjaga Pelayanan Pemerintahan
Pemprov Sulut melakukan penunjukan tersebut untuk menghindari kekosongan kepemimpinan pada perangkat daerah.
Dengan demikian, setiap program dan pelayanan publik dapat terus berjalan sesuai target pemerintah.
Tahlis menegaskan bahwa jabatan Pelaksana Tugas merupakan bentuk kepercayaan dari pimpinan.
Karena itu, setiap pejabat harus menjawab amanah tersebut melalui integritas, loyalitas, dan profesionalisme.
“Gubernur menaruh harapan besar kepada para pejabat yang diberikan amanah ini agar segera bekerja,” ujar Tahlis.
Selain itu, mereka harus memastikan seluruh target pembangunan tetap berjalan sesuai rencana.
Koordinasi lintas perangkat daerah juga menjadi perhatian utama dalam arahan tersebut.
Menurut Tahlis, pemerintah membutuhkan kerja bersama untuk mempercepat pelaksanaan agenda prioritas.
Setiap pejabat harus menjaga komunikasi dengan jajaran internal, instansi lain, dan pemangku kepentingan terkait.
Langkah itu akan membantu Pemprov Sulut menyelesaikan hambatan program secara lebih cepat.
Alfrets Owu Pimpin Biro Administrasi Pimpinan
Alfrets R. Owu menerima tugas memimpin Biro Administrasi Pimpinan Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara.
Ia menggantikan Christian Iroth dalam menjalankan fungsi koordinasi dan pelayanan administrasi pimpinan daerah.
Biro Administrasi Pimpinan memiliki peran penting dalam mendukung agenda Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekretaris Daerah.
Selain itu, biro tersebut menangani komunikasi pimpinan serta dokumentasi berbagai kegiatan pemerintah provinsi.
Karena itu, kepemimpinan baru perlu menjaga ketepatan informasi dan kelancaran koordinasi.
Alfrets juga harus memastikan setiap agenda pimpinan mendapat dukungan administrasi yang baik.
Kecepatan, ketelitian, dan kemampuan berkomunikasi menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas tersebut.
Selanjutnya, ia diharapkan memperkuat sinergi dengan seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemprov Sulut.
Lydia Tulus Terima Amanah di Dinas Kesehatan
Pada Dinas Kesehatan Daerah Sulawesi Utara, dr. Lydia Tulus menerima tugas menggantikan dr. Rima Lolong.
Penunjukan tersebut menempatkan sektor kesehatan sebagai salah satu bidang yang membutuhkan kesinambungan kepemimpinan.
Dinas Kesehatan memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga mutu layanan dan menjalankan program kesehatan masyarakat.
Selain itu, perangkat daerah tersebut harus memastikan koordinasi dengan rumah sakit dan pemerintah kabupaten serta kota.
Lydia diharapkan segera memetakan program prioritas yang sedang berjalan.
Ia juga perlu memastikan pelayanan kesehatan tidak terganggu selama masa transisi kepemimpinan.
Penguatan layanan dasar, pencegahan penyakit, dan kesiapan menghadapi kondisi darurat membutuhkan perhatian berkelanjutan.
Karena itu, koordinasi internal harus berjalan efektif sejak awal penugasan.
Reiner Dondokambey Pimpin Dinas ESDM
Reiner Dondokambey mendapat kepercayaan sebagai Pelaksana Tugas pada Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Sulawesi Utara.
Dinas tersebut memiliki peran strategis dalam pengelolaan energi, ketenagalistrikan, dan sumber daya mineral daerah.
Reiner diharapkan menjaga keberlanjutan program sekaligus memperkuat pengawasan pada sektor tersebut.
Selain itu, ia perlu membangun koordinasi bersama pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku usaha.
Tata kelola energi dan pertambangan membutuhkan kepastian, transparansi, serta kepatuhan terhadap peraturan.
Oleh sebab itu, setiap kebijakan harus memperhatikan kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
Penunjukan Plt juga diharapkan mempercepat penyelesaian program prioritas pada Dinas ESDM.
Namun, pelaksanaannya tetap harus mengedepankan kehati-hatian dan akuntabilitas.
Pejabat Diminta Hadirkan Inovasi
Tahlis tidak hanya meminta para pejabat menjaga program yang sudah berjalan.
Ia juga mendorong mereka menghadirkan inovasi yang mampu memperbaiki kualitas pelayanan publik.
Inovasi tersebut harus menjawab kebutuhan masyarakat dan menghasilkan perubahan yang dapat diukur.
Selain itu, setiap perangkat daerah perlu memanfaatkan teknologi untuk mempercepat proses kerja.
Pejabat juga harus membangun lingkungan kerja yang disiplin, terbuka, dan berorientasi pada hasil.
Dengan demikian, seluruh pegawai dapat bekerja dalam arah yang sama.
Tahlis meminta para Pelaksana Tugas tidak menunda pengambilan keputusan penting.
Namun, setiap keputusan tetap harus mengikuti aturan dan mempertimbangkan kepentingan pemerintah daerah.
Dukung Visi Sulut Maju dan Berkelanjutan
Penunjukan Plt Pemprov Sulut menjadi bagian dari upaya menjaga tata kelola pemerintahan yang efektif dan adaptif.
Pemerintah ingin memastikan pergantian kepemimpinan tidak menghambat pelayanan maupun pembangunan.
Para pejabat harus menerjemahkan visi Sulawesi Utara maju, sejahtera, dan berkelanjutan melalui program nyata.
Karena itu, setiap target perlu memiliki jadwal, indikator, dan evaluasi yang jelas.
Kolaborasi juga menjadi kunci untuk menyelesaikan persoalan yang melibatkan beberapa perangkat daerah.
Selain itu, pemerintah harus menjaga keterbukaan agar masyarakat mengetahui perkembangan program.
Momentum penyerahan SK tersebut menegaskan pentingnya kepemimpinan yang cepat beradaptasi.
Pemprov Sulut berharap para pejabat baru mampu menjaga kepercayaan dan memberikan hasil terbaik.
Sejumlah pejabat terkait turut mendampingi proses penyerahan surat keputusan tersebut.
Perkembangan pemerintahan daerah juga dapat dilihat melalui laporan Pemprov Sulut Perkuat Pemberantasan Rokok Ilegal Lewat Sosialisasi di Bolsel.
Sementara itu, kegiatan pemerintahan terkait juga terlihat dalam laporan Gubernur Yulius Selvanus Lantik Tiga Pejabat Pemprov Sulut, Weliam Silangen Jadi Sekwan.
Perkembangan pemerintahan daerah juga dapat dilihat melalui laporan Pemprov Sulut Prioritaskan Gaji ASN dan PPPK di Tengah Efisiensi Anggaran.