Lewati ke konten utama
Manado.news Newsroom
Waktu Indonesia Tengah Senin, 26 Oktober 2026
Pemerintahan
Berita Redaksi Diterbitkan Redaksi Kotamobagu Breaking News Headline

Realisasi Pajak Kotamobagu Capai 95 Persen, PBB-P2 Masih Tertinggal di Angka 32 Persen

Realisasi pajak daerah Kota Kotamobagu mencapai Rp46,59 miliar atau sekitar 95 persen dari target Rp49,21 miliar hingga 30 September 2026. Meski sejumlah sektor mendekati bahkan melampaui target, penerimaan PBB-P2 masih tertinggal di angka 32 persen sehin

Dipublikasikan
26 Oktober 2026 11:51 WITA
Waktu Baca
3 menit
Dibaca
19 views
Realisasi pajak daerah Kotamobagu 2026
Ai

Waktu.news, Kotamobagu – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu mencatat realisasi pajak daerah sebesar Rp46,59 miliar hingga 30 September 2026, atau sekitar 95 persen dari target penerimaan tahun ini yang mencapai Rp49,21 miliar.

Capaian tersebut menunjukkan sejumlah sektor pajak telah mendekati bahkan melampaui target. Namun, pemerintah masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

Berdasarkan data periode 2 Januari hingga 30 September 2026, realisasi PBB-P2 baru mencapai Rp1,41 miliar dari target Rp4,46 miliar.

Artinya, penerimaan sektor tersebut masih berada di kisaran 32 persen, lebih rendah dibandingkan capaian beberapa jenis pajak daerah lainnya.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kotamobagu, Fenty Dilasandi Mifta, menyampaikan bahwa pemerintah masih berupaya mengejar target penerimaan hingga akhir 2026.

“Kita masih butuh dua bulan ke depan lagi agar target bisa tercapai,” kata Fenty.

Pajak Tenaga Listrik Capai 91 Persen, MBLB Tembus Rp17,04 Miliar

Di antara sektor yang menjadi perhatian Pemkot Kotamobagu adalah pajak tenaga listrik serta Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB).

Kedua jenis pajak tersebut memiliki target penerimaan yang cukup besar dalam struktur pajak daerah Kota Kotamobagu.

Untuk sektor pajak tenaga listrik, pemerintah menetapkan target sebesar Rp10,6 miliar pada 2026.

Hingga akhir September, penerimaan dari sektor ini telah mencapai Rp9,65 miliar, atau sekitar 91 persen dari target.

Sementara itu, penerimaan pajak MBLB menunjukkan realisasi sebesar Rp17,04 miliar dari target Rp22,1 miliar.

Capaian tersebut setara dengan sekitar 77 persen dari target yang ditetapkan pemerintah daerah.

Dari total penerimaan MBLB, pajak batu kapur menjadi penyumbang terbesar yang disebutkan dalam data, yakni mencapai Rp16,66 miliar.

BPKD Kotamobagu masih memiliki pekerjaan untuk mengoptimalkan penerimaan kedua sektor tersebut agar target tahun 2026 dapat tercapai.

PBB-P2 Masih 32 Persen, BPKD Butuh Dukungan Desa dan Kelurahan

Berbeda dengan pajak tenaga listrik dan MBLB, penerimaan PBB-P2 masih menunjukkan capaian yang relatif rendah.

Dari target sebesar Rp4,46 miliar, realisasi PBB-P2 hingga 30 September 2026 baru mencapai Rp1,41 miliar.

Kondisi ini menjadi salah satu perhatian BPKD Kotamobagu dalam upaya meningkatkan penerimaan pajak daerah menjelang akhir tahun.

Fenty Dilasandi Mifta menilai keterlibatan pemerintah desa dan kelurahan sangat diperlukan untuk membantu meningkatkan realisasi PBB-P2.

“Kerja sama pemerintah desa dan kelurahan sangat dibutuhkan terkait dengan realisasi PBB Perkotaan dan Perdesaan,” ujarnya.

Melalui dukungan tersebut, BPKD berharap upaya peningkatan penerimaan PBB-P2 dapat berjalan lebih optimal.

Pemerintah daerah juga terus mendorong penerimaan dari sektor pajak lain yang belum mencapai target.

Tiga Jenis Pajak Kotamobagu Sudah Lampaui Target

Di tengah masih adanya sektor yang tertinggal, sejumlah jenis pajak daerah justru mencatat realisasi di atas target.

Berdasarkan data BPKD Kotamobagu, penerimaan opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) telah mencapai 196 persen.

Sementara itu, opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) mencatat realisasi sebesar 120 persen.

Penerimaan dari pajak kesenian dan hiburan juga melampaui target dengan capaian sebesar 117 persen.

Berikut rangkuman penerimaan sejumlah sektor pajak Kota Kotamobagu hingga 30 September 2026.

Jenis Pajak

Target

Realisasi

Capaian

Pajak tenaga listrik

Rp10,6 miliar

Rp9,65 miliar

91%

Pajak MBLB

Rp22,1 miliar

Rp17,04 miliar

77%

PBB-P2

Rp4,46 miliar

Rp1,41 miliar

32%

Opsen BBNKB

—

—

196%

Opsen PKB

—

—

120%

Pajak kesenian dan hiburan

—

—

117%

Total pajak daerah

Rp49,21 miliar

Rp46,59 miliar

95%

Angka persentase merupakan pembulatan sebagaimana tercantum dalam data sumber. Tanda (—) menunjukkan nominal target atau realisasi yang tidak dirinci.

Secara keseluruhan, capaian pajak daerah Kotamobagu telah mendekati target penerimaan 2026.

Namun, pemerintah masih perlu memperkuat optimalisasi sektor yang tertinggal, khususnya PBB-P2 dan MBLB.

BPKD Kotamobagu terus mendorong peningkatan penerimaan dari berbagai sektor agar target pajak daerah tahun 2026 dapat tercapai.

Bagikan Artikel
Facebook X WhatsApp Link disalin
Topik terkait:
Nanang Kasim
Tentang Penulis

Nanang Kasim — Editor

Jurnalis/redaksi manado.news yang bertugas menyajikan informasi terkini, akurat, dan relevan untuk pembaca Sulawesi Utara.

Ikuti Kami

Dapatkan kabar terbaru Manado.news.

Lanjut Membaca

Berita selanjutnya di Manado.news
Penambang meninggal di Boltim
Hukum Bolaang Mongondow Timur 25/10/2026 21:35 WITA

Penambang Asal Bulawan Induk Meninggal di Lubang Tambang Boltim, Polisi Pasang Garis Polisi

Baca berita selanjutnya
Redaksi manado.news

Koreksi atau informasi tambahan?

Pembaca dapat menghubungi redaksi untuk memberikan koreksi, data tambahan, atau klarifikasi terkait berita ini.

Hubungi Redaksi