TOMOHON — Polres Tomohon dan SPRI memperkuat kemitraan melalui agenda Kopi Bareng di Kafe Baku Jaga, Kamis, 30 Juli 2026.
Kapolres Tomohon AKBP Novrial Alberti Kombo bertemu jajaran DPC Serikat Pers Republik Indonesia Kota Tomohon.
Pertemuan tersebut membahas transparansi informasi, pemberitaan bertanggung jawab, penanganan hoaks, dan pemeliharaan keamanan masyarakat.
Selain itu, kedua pihak menyepakati penguatan komunikasi untuk merespons berbagai isu yang berkembang di Kota Tomohon.
Suasana santai membuat diskusi berlangsung terbuka, hangat, dan penuh semangat kebersamaan.
Kapolres menilai komunikasi langsung dapat mengurangi kesalahpahaman antara aparat penegak hukum dan insan pers.
Karena itu, kegiatan tersebut menjadi ruang penting untuk menyatukan pandangan mengenai pelayanan informasi publik.
Kemitraan yang kuat juga membantu masyarakat memperoleh informasi cepat tanpa mengabaikan ketepatan fakta.
Novrial menegaskan media massa memegang peran strategis sebagai penghubung kepolisian dengan masyarakat.
Pers dapat menyampaikan program kepolisian sekaligus mengawasi berbagai persoalan keamanan secara profesional.
Sementara itu, kepolisian harus membuka akses informasi yang jelas agar pemberitaan tidak menimbulkan spekulasi.
Melalui pola tersebut, Polres Tomohon dan SPRI ingin membangun ekosistem informasi yang sehat.
Media Menjadi Mitra Strategis Kepolisian
Kapolres Novrial Alberti Kombo mengatakan pers memiliki pengaruh besar dalam membentuk pemahaman masyarakat.
Menurutnya, media dapat membantu kepolisian menyampaikan pesan keamanan secara luas dan mudah dipahami.
Informasi yang akurat juga mampu meredam keresahan ketika muncul peristiwa atau isu sensitif.
Oleh sebab itu, wartawan perlu mengedepankan verifikasi, keberimbangan, dan kepentingan publik.
“Pers merupakan mitra strategis kepolisian dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ujar Novrial.
Ia berharap silaturahmi tersebut membangun komunikasi yang semakin cair dan saling mendukung.
Kepolisian dan media juga perlu menjaga hubungan profesional tanpa mengurangi fungsi kontrol sosial pers.
Dengan demikian, kerja sama tersebut tetap berjalan sehat, kritis, dan bertanggung jawab.
Novrial menambahkan, informasi yang benar dapat membantu masyarakat menjaga keamanan lingkungan masing-masing.
Sebaliknya, informasi keliru berpotensi memicu kepanikan, konflik, dan ketidakpercayaan terhadap institusi publik.
Karena itu, Polres Tomohon dan SPRI akan memperkuat pertukaran informasi mengenai isu keamanan.
Kedua pihak juga mendorong penyampaian klarifikasi secara cepat ketika muncul berita yang meresahkan masyarakat.
Kapolres meminta media tetap menghadirkan pemberitaan edukatif dan tidak mengejar perhatian melalui judul menyesatkan.
Menurutnya, kualitas informasi menjadi bagian penting dalam menjaga ketertiban serta kenyamanan warga Tomohon.
Selain itu, media dapat mengangkat berbagai kegiatan positif kepolisian yang memberi manfaat kepada masyarakat.
Pemberitaan konstruktif bukan berarti menghilangkan kritik terhadap pelayanan aparat penegak hukum.
Sebaliknya, kritik berbasis data dapat membantu kepolisian memperbaiki kinerja dan meningkatkan pelayanan publik.
SPRI Siap Dukung Informasi yang Konstruktif
Ketua DPC SPRI Kota Tomohon Jerry Uno menyambut positif inisiatif Kapolres membuka ruang dialog bersama wartawan.
Ia menilai pertemuan tersebut menunjukkan komitmen kepolisian dalam membangun keterbukaan informasi.
Menurut Jerry, insan pers membutuhkan komunikasi cepat untuk memastikan setiap berita memiliki data yang benar.
Akses informasi yang baik juga membantu wartawan menghindari kesalahan ketika melaporkan peristiwa keamanan.
“SPRI siap mendukung program kepolisian melalui karya jurnalistik yang konstruktif dan bertanggung jawab,” kata Jerry.
Ia menegaskan dukungan tersebut tetap berjalan sesuai prinsip independensi dan etika jurnalistik.
Wartawan harus menyajikan informasi faktual sekaligus memberikan ruang konfirmasi kepada seluruh pihak terkait.
Selain itu, media perlu menjaga kepentingan masyarakat dalam setiap proses peliputan.
Jerry mengajak anggota SPRI memperkuat kemampuan verifikasi sebelum menyebarkan informasi melalui media digital.
Kecepatan teknologi membuat kabar bohong dapat menyebar dalam waktu singkat kepada masyarakat.
Oleh karena itu, wartawan harus memeriksa sumber, konteks, gambar, dan setiap pernyataan narasumber.
Langkah tersebut akan menjaga kepercayaan publik terhadap media serta organisasi pers.
Kemitraan Polres Tomohon dan SPRI juga akan mendorong edukasi literasi digital kepada masyarakat.
Edukasi tersebut penting agar warga tidak langsung membagikan informasi yang belum memiliki sumber jelas.
Masyarakat juga perlu memahami perbedaan antara berita jurnalistik, pendapat pribadi, dan konten manipulatif.
Dengan pengetahuan tersebut, warga dapat membantu mencegah penyebaran hoaks di lingkungan masing-masing.
Sinergi Diarahkan untuk Menjaga Kondusivitas Tomohon
Kedua pihak sepakat memperkuat kolaborasi dalam menangkal berita bohong yang berpotensi mengganggu keamanan.
Polres akan memberikan informasi sesuai kebutuhan publik dan ketentuan hukum yang berlaku.
Sementara itu, SPRI akan mendorong anggotanya menjalankan peliputan secara profesional, akurat, dan berimbang.
Sinergi tersebut diharapkan mempercepat klarifikasi terhadap informasi menyesatkan yang beredar di masyarakat.
Selain isu keamanan, kerja sama juga menyasar pemberitaan mengenai pembangunan Kota Tomohon.
Media dapat mengawal program pemerintah sekaligus menyampaikan aspirasi warga kepada pemangku kebijakan.
Kepolisian juga membutuhkan dukungan pers untuk mengedukasi masyarakat mengenai hukum dan ketertiban.
Karena itu, komunikasi berkelanjutan menjadi kunci agar kerja sama memberikan hasil nyata.
Pertemuan Kopi Bareng tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial antara kepolisian dan organisasi pers.
Forum itu membuka ruang untuk menyampaikan masukan, kritik, serta kebutuhan informasi dari kedua pihak.
Selanjutnya, komunikasi dapat berlangsung melalui koordinasi rutin ketika muncul isu penting di Kota Tomohon.
Langkah tersebut membantu aparat dan media memberikan penjelasan yang cepat kepada masyarakat.
Melalui sinergi Polres Tomohon dan SPRI, masyarakat diharapkan menerima informasi yang semakin berkualitas.
Informasi akurat akan membantu warga mengambil sikap secara bijak terhadap berbagai peristiwa.
Pada akhirnya, kerja sama aparat dan pers dapat memperkuat keamanan, ketertiban, serta kepercayaan publik.
Kedua pihak juga berkomitmen menjaga Tomohon tetap aman, nyaman, dan kondusif.
Berita Terkait
Dalam kesempatan lain, Baliho Penolakan Muncul Dekat Masjid Al Muhajirin turut menegaskan polisi Perkuat Pengamanan.
Dalam isu terkait, baca juga laporan Koperasi Korpri Tomohon Mulai Beroperasi, Layani 3.279 ASN dan PPPK.
Perkembangan pemerintahan daerah juga dapat dilihat melalui laporan Kenal Pamit Kapolres Bolaang Mongondow, Bupati Yusra Apresiasi Pengabdian AKBP Lido Antoro.