MANADO — Penanganan kemiskinan ekstrem Manado diperkuat melalui pertemuan strategis Pemerintah Kota Manado, Senin, 10 Agustus 2026.
Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang memimpin langsung pertemuan tersebut.
Pemkot menghadirkan para camat, lurah, serta ketua lingkungan se-Kota Manado di Ruang Serbaguna Kantor Wali Kota.
Pertemuan berfokus pada peningkatan akurasi data warga miskin dan kelompok yang masuk kategori kemiskinan ekstrem.
Andrei dan Richard membuka dialog langsung dengan para ketua lingkungan untuk mendapatkan informasi kondisi masyarakat.
Selain itu, pemerintah memeriksa kesesuaian data administrasi dengan keadaan nyata setiap warga di lapangan.
Pemkot bahkan menelusuri nama warga dalam data kemiskinan dari berbagai kelurahan secara satu per satu.
Langkah tersebut bertujuan mencegah warga membutuhkan terlewat dari program bantuan pemerintah.
Sebaliknya, verifikasi juga mengurangi risiko bantuan diberikan kepada penerima yang tidak sesuai kriteria.
Ketua Lingkungan Jadi Kunci Verifikasi Data
Andrei Angouw menilai informasi dari ketua lingkungan sangat penting dalam menangani kemiskinan ekstrem Manado.
Ketua lingkungan memiliki akses paling dekat terhadap kondisi sosial dan ekonomi warga di wilayah masing-masing.
Karena itu, informasi dari tingkat lingkungan dapat membantu pemerintah membaca perubahan kondisi keluarga secara lebih cepat.
Andrei meminta setiap Kaling menyampaikan data berdasarkan fakta yang mereka temukan langsung.
“Input data dari Kaling ini penting supaya data Capil itu clear,” kata Andrei.
Menurutnya, pemerintah perlu mencegah perbedaan antara database kependudukan dan kondisi aktual masyarakat.
Ketidaksesuaian data dapat menyebabkan pembiasan ketika pemerintah menentukan penerima program bantuan.
Selain itu, perubahan kondisi ekonomi keluarga sering membutuhkan pembaruan informasi secara berkala.
Ada masyarakat yang sebelumnya mampu, tetapi kemudian menghadapi tekanan ekonomi.
Sebaliknya, kondisi penerima lama juga dapat mengalami perubahan sehingga membutuhkan evaluasi.
Karena itu, Pemkot ingin membangun data yang lebih dinamis dan faktual.
Proses tersebut melibatkan komunikasi antara pemerintah kota, kecamatan, kelurahan, dan lingkungan.
Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel turut mengikuti pembahasan tersebut.
Ketua BKSAUA Kota Manado Judi Tunari juga hadir bersama perangkat daerah terkait.
Selain itu, Kepala Dinas Sosial Lenda Pelealu dan Kepala Dinas Kominfo Yanti Mongkauw mengikuti pertemuan.
Tim Manado Hub turut mendukung pembahasan data dalam agenda tersebut.
Dinas Sosial Diminta Turun Melakukan Asesmen
Setelah menerima informasi dari wilayah, Pemkot melanjutkan penanganan kemiskinan ekstrem Manado melalui asesmen lapangan.
Andrei menginstruksikan Kepala Dinas Sosial untuk segera memeriksa kondisi warga yang masuk dalam data.
Petugas diminta memberikan catatan rinci berdasarkan situasi faktual setiap individu maupun keluarga.
Hasil asesmen akan membantu pemerintah menentukan kebutuhan intervensi secara lebih tepat.
Selain kondisi penghasilan, pemerintah dapat melihat kebutuhan dasar yang dihadapi masing-masing keluarga.
Pendekatan tersebut penting karena persoalan kemiskinan tidak selalu memiliki kondisi yang sama.
Ada keluarga yang membutuhkan dukungan sosial, sementara kelompok lainnya menghadapi kebutuhan berbeda.
Karena itu, kebijakan tidak cukup hanya mengandalkan angka dalam database.
Verifikasi langsung memberikan gambaran lebih jelas mengenai kondisi rumah tangga penerima.
Andrei ingin seluruh informasi mengenai warga miskin ekstrem tersedia secara lengkap.
Data tersebut kemudian menjadi dasar pemerintah ketika menentukan jenis bantuan atau fasilitasi.
“Subsidi dari pemerintah akan melihat kondisi ini,” ujar Andrei.
Menurutnya, kualitas data sangat menentukan ketepatan keputusan pemerintah.
Karena itu, pemerintah meminta aparatur wilayah tidak sekadar mengisi daftar administratif.
Mereka harus memastikan setiap data mencerminkan keadaan masyarakat sebenarnya.
Bantuan Pemerintah Harus Tepat Sasaran
Pemkot menempatkan akurasi data sebagai fondasi penanganan kemiskinan ekstrem Manado.
Data yang bersih membantu pemerintah menentukan siapa yang benar-benar membutuhkan intervensi.
Selain itu, pemerintah dapat menyesuaikan program dengan kebutuhan spesifik setiap warga.
Langkah tersebut diharapkan mengurangi persoalan salah sasaran dalam distribusi bantuan sosial.
Ketua lingkungan menjadi penghubung penting antara masyarakat dengan pemerintah kelurahan.
Sementara itu, lurah dan camat membantu melakukan validasi sebelum informasi masuk ke tingkat kota.
Dinas Sosial kemudian memperkuat proses tersebut melalui asesmen kondisi penerima.
Dengan demikian, keputusan pemerintah memiliki beberapa lapis verifikasi.
Pendekatan berbasis data juga membantu pemerintah mengevaluasi perkembangan program dari waktu ke waktu.
Pemkot dapat mengetahui apakah kondisi penerima membaik setelah mendapatkan intervensi.
Selain itu, data terbaru memudahkan pemerintah mengidentifikasi warga yang baru membutuhkan bantuan.
Sistem tersebut diharapkan membuat penanganan kemiskinan lebih responsif terhadap perubahan kondisi masyarakat.
Pemkot Targetkan Tekan Kemiskinan Ekstrem
Andrei dan Richard berharap pembenahan data dapat memperkuat strategi menekan kemiskinan ekstrem Manado.
Pemerintah ingin memastikan intervensi menyentuh kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.
Karena itu, aparatur dari tingkat lingkungan hingga pemerintah kota harus menggunakan basis informasi yang sama.
Koordinasi tersebut juga mengurangi risiko perbedaan data antarinstansi.
Selain pembaruan informasi, verifikasi lapangan tetap diperlukan untuk menjaga kualitas database.
Pemkot menilai angka statistik harus memiliki hubungan langsung dengan kondisi warga.
Dengan pendekatan tersebut, program pemerintah dapat bergerak lebih terukur.
Subsidi maupun bantuan kemudian dapat menyesuaikan kebutuhan masing-masing keluarga.
Pada akhirnya, penanganan kemiskinan ekstrem Manado tidak hanya bergantung pada besarnya anggaran.
Ketepatan data menentukan apakah setiap program benar-benar menjangkau masyarakat yang menjadi sasaran.
Pemkot Manado kini memperkuat proses itu melalui keterlibatan langsung camat, lurah, dan ketua lingkungan.
Berita Terkait
Perkembangan pemerintahan daerah juga dapat dilihat melalui laporan Wali Kota Manado Kukuhkan REDKAR 2026, Perkuat Tanggap Darurat Kebakaran.
Untuk konteks tambahan, simak laporan Manado Benahi Rantai Angkut Sampah dari Lingkungan hingga TPA Sumompo.
Sementara itu, perkembangan lain dapat dilihat dalam laporan Manado Masuk Lima Besar Nasional PPD 2026, Andrei Angouw Paparkan 15 Program Unggulan.