Olahraga
Berita Redaksi Diterbitkan Redaksi Breaking News Headline

Hugo Calderano Juara WTT Star Contender Sao Jose dos Campos 2026 Usai Duel Tujuh Gim

WTT Star Contender Sao Jose dos Campos 2026 menghadirkan kemenangan Hugo Calderano dan gelar kesepuluh Hina Hayata.

Refli Puasa
Ditulis oleh
Founder & Developer
Profil Penulis
Dipublikasikan
27 Juli 2026 15:43 WITA
Diperbarui
27 Jul 2026 17:58
Waktu Baca
4 menit
Dibaca
17 views
WTT Star Contender Sao Jose dos Campos 2026

BRASIL — Hugo Calderano menjuarai WTT Star Contender São José dos Campos 2026 setelah menaklukkan Alexis Lebrun. Wakil Brasil itu menang melalui pertarungan sengit sepanjang tujuh gim.

Calderano mengatasi Lebrun dengan skor 11-9, 3-11, 11-6, 13-11, 4-11, 8-11, dan 11-9. Kemenangan tersebut langsung memicu perayaan besar pendukung tuan rumah.

Vale Sul Shopping dipenuhi penonton Brasil yang terus meneriakkan nama Calderano. Dukungan tersebut mengiringi perjuangan sang bintang hingga poin terakhir.

Gelar ini menjadi trofi WTT ke-11 sepanjang karier Calderano. Petenis meja berusia 30 tahun itu langsung menjatuhkan tubuhnya setelah memastikan kemenangan.

Calderano juga mengakhiri penantian gelar WTT Series sejak penampilan kandangnya pada 2025. Saat itu, ia menjuarai WTT Star Contender Foz do Iguaçu.

Calderano Bertahan dari Tekanan Alexis Lebrun

Calderano memulai pertandingan final dengan permainan agresif dan terkontrol. Dukungan penonton semakin membesar setelah ia mengamankan gim pertama dengan skor 11-9.

Namun, Lebrun tidak kehilangan fokus akibat tekanan suporter tuan rumah. Pemain Prancis tersebut membalas melalui sembilan poin beruntun pada gim kedua.

Lebrun akhirnya merebut gim itu dengan skor telak 11-3. Hasil tersebut menunjukkan bahwa ia siap menghadapi perlawanan panjang dari Calderano.

Setelah itu, wakil Brasil kembali menguasai pertandingan pada gim ketiga. Calderano tampil dominan dan menutup gim tersebut dengan skor 11-6.

Lebrun terus menghadirkan permainan berkualitas tinggi sepanjang final. Pada gim keempat, ia menghasilkan pukulan backhand berlari yang mencuri perhatian penonton.

Meski demikian, Calderano tetap menjaga ketenangan pada fase penting. Ia menyelamatkan dua game point sebelum menang 13-11.

Kemenangan itu membawa Calderano unggul 3-1 dalam pertandingan final. Ia hanya membutuhkan satu gim tambahan untuk mengamankan gelar juara.

Sementara itu, Lebrun terlihat kecewa setelah kehilangan peluang pada gim keempat. Ia melemparkan handuk ke lantai karena pertandingan mulai menjauh.

Namun, kemarahan tersebut justru membangkitkan permainan pemain Prancis itu. Lebrun tampil sangat agresif dan merebut gim kelima dengan skor 11-4.

Momentum kemudian terus berpihak kepada Lebrun pada gim keenam. Ia memimpin sepanjang permainan sebelum mengunci kemenangan 11-8.

Hasil itu membuat final WTT Star Contender São José dos Campos 2026 kembali imbang 3-3. Penentuan juara akhirnya harus berlangsung melalui gim ketujuh.

Gim Penentuan Berlangsung Sangat Ketat

Calderano dan Lebrun saling mengejar angka sejak awal gim terakhir. Kedua pemain tidak memberikan ruang bagi lawan untuk membangun keunggulan besar.

Tekanan meningkat ketika pertandingan memasuki poin-poin terakhir. Namun, Calderano mampu memanfaatkan dukungan penonton untuk mempertahankan konsentrasi.

Pemain tuan rumah akhirnya merebut gim penentuan dengan skor tipis 11-9. Kemenangan itu memastikan gelar tunggal putra menjadi milik Brasil.

Calderano langsung terjatuh di lantai setelah mengonversi championship point. Suara sorakan penonton kemudian menggema di seluruh arena pertandingan.

Lebrun kembali gagal mencatat kemenangan pertamanya atas Calderano. Meski kalah, pemain Prancis itu menunjukkan perlawanan luar biasa selama tujuh gim.

Final tersebut menjadi salah satu pertandingan paling dramatis dalam turnamen. Kedua pemain memperlihatkan serangan cepat, pertahanan kuat, dan keberanian pada momen penting.

Kemenangan Calderano juga menegaskan kekuatannya ketika tampil di hadapan pendukung sendiri. Selain itu, ia memperkuat statusnya sebagai pemain papan atas dunia.

Hina Hayata Raih Gelar Tunggal Putri

Pada nomor tunggal putri, Hina Hayata menjuarai WTT Star Contender São José dos Campos 2026. Ia menundukkan rekan senegaranya, Hitomi Sato, melalui enam gim.

Hayata menang dengan skor 8-11, 11-7, 4-11, 11-9, 11-7, dan 11-8. Pertandingan tersebut berlangsung lebih dari satu jam.

Sato menggunakan gaya bertahan yang selama ini menyulitkan banyak lawan. Sebelum final, ia memenangi 24 dari 32 pertandingan terakhirnya.

Pemain Jepang tersebut juga telah mencapai dua final pada musim 2026. Ia menjadi finalis di Doha serta WTT Contender Taiyuan.

Hayata sebenarnya memiliki catatan sembilan kemenangan internasional atas Sato. Namun, ia membutuhkan waktu untuk menemukan pola permainan terbaik.

Sato merebut gim pertama dengan skor 11-8. Selanjutnya, Hayata merespons dan menyamakan kedudukan melalui kemenangan 11-7.

Pada gim ketiga, Hayata kehilangan sembilan poin secara beruntun. Sato memanfaatkan momentum itu untuk menang 11-4 dan kembali memimpin.

Meski tertinggal, Hayata tidak kehilangan kesabaran menghadapi pertahanan lawannya. Ia terus menyerang sambil mencari celah pada area sulit.

Hayata Bangkit dan Cetak Sejarah

Gim keempat menjadi titik balik bagi Hayata. Ia dua kali mengejar ketertinggalan sebelum kedudukan mencapai 9-9.

Kemudian, Hayata mencetak dua poin penting secara beruntun. Kemenangan 11-9 membuat pertandingan kembali seimbang 2-2.

Setelah itu, persaingan berlangsung ketat pada setiap reli. Hayata mulai mengendalikan tempo dan merebut gim kelima dengan skor 11-7.

Sato tetap memberikan perlawanan kuat pada gim keenam. Ia bahkan menggagalkan dua championship point milik Hayata.

Namun, Hayata akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 11-8. Hasil tersebut mengantarkannya meraih gelar WTT Series kesepuluh.

Prestasi itu juga membawa Hayata masuk dalam catatan sejarah. Ia menjadi satu dari empat pemain putri yang menjuarai dua WTT Star Contender beruntun.

Dengan demikian, WTT Star Contender Sao Jose dos Campos 2026 menghasilkan dua juara berpengalaman. Calderano berjaya di kandang, sedangkan Hayata memperkuat dominasinya.

Untuk konteks tambahan, simak laporan Vladimir Sidorenko ke Final United States Smash 2026 Usai Singkirkan Truls Moregard.

Prestasi serupa juga terekam melalui laporan Sora Matsushima Juara United States Smash 2026, Jadi Kampiun Grand Smash Termuda.

Bagikan Artikel
Facebook X WhatsApp Link disalin
Sumber & Atribusi

Transparansi Redaksi

Via
Rilis Resmi

Informasi sumber ditampilkan untuk transparansi redaksi dan atribusi pemberitaan.

Topik terkait:
Refli Puasa
Tentang Penulis

Refli Puasa — Founder & Developer

Refli Hertanto Puasa adalah pendiri dan pengembang Manado.news yang bergabung di dunia jurnalistik sejak 2009. Ia memiliki minat pada fotografi, videografi dan traveling, dengan ke...

Redaksi manado.news

Koreksi atau informasi tambahan?

Pembaca dapat menghubungi redaksi untuk memberikan koreksi, data tambahan, atau klarifikasi terkait berita ini.

Hubungi Redaksi