ONTARIO — Vladimir Sidorenko melanjutkan kejutan besar di United States Smash 2026 setelah menyingkirkan Truls Moregard. Pemain wildcard itu menang dramatis 4-3 dan memastikan tempat di final.
Sidorenko mengalahkan Moregard dengan skor 4-11, 11-8, 5-11, 3-11, 11-9, 11-4, 12-10. Kemenangan tersebut membuat langkahnya di Southern California berlanjut hingga partai puncak.
Laga semifinal di Ontario Convention Center berlangsung ketat sejak awal. Namun, Sidorenko menunjukkan mental kuat saat tertinggal 1-3.
Sidorenko Bangkit dari Tekanan Besar
Vladimir Sidorenko memulai turnamen sebagai pemain wildcard. Meski begitu, ia langsung membuktikan kualitasnya melawan para pemain elite.
Dalam perjalanan menuju semifinal, Sidorenko menyingkirkan sejumlah nama besar. Ia mengalahkan Benedikt Duda, Tomokazu Harimoto, dan Hiroto Shinozuka.
Catatan itu membuat penampilannya menjadi salah satu cerita utama United States Smash 2026. Selain itu, performanya menunjukkan bahwa status wildcard tidak membatasi peluangnya.
Moregard sempat berada di posisi kuat setelah unggul 3-1. Namun, Sidorenko tidak kehilangan kendali permainan.
Ia merebut gim kelima dengan skor 11-9. Setelah itu, ia menyamakan kedudukan melalui kemenangan 11-4 pada gim keenam.
Gim Penentu Berlangsung Dramatis
Gim ketujuh menjadi puncak ketegangan semifinal Sidorenko vs Moregard. Sidorenko sempat mendapat dua match point saat unggul 10-8.
Namun, Moregard menekan balik dan menyamakan skor menjadi 10-10. Situasi itu memberi tekanan psikologis besar kepada Sidorenko.
Pemain peringkat 37 dunia tersebut tetap menjaga fokus. Ia kemudian merebut kesempatan ketiga dan memimpin 11-10.
Pukulan Sidorenko mengenai tepi belakang meja pada poin terakhir. Setelah itu, ia langsung menutup wajah dengan kedua tangan karena menyadari kemenangan besarnya.
Momen tersebut menggambarkan emosi besar dalam laga semifinal. Sidorenko akhirnya memastikan tiket final United States Smash 2026 pada Minggu malam.
Sora Matsushima Jadi Lawan di Final
Satu pemain kini berdiri di antara Vladimir Sidorenko dan gelar United States Smash 2026. Lawan tersebut ialah Sora Matsushima.
Matsushima lolos setelah mengalahkan Felix Lebrun pada semifinal lainnya. Ia menang dengan skor 12-10, 11-7, 10-12, 12-10, 12-10.
Kemenangan Matsushima juga berlangsung ketat. Empat dari lima gim berakhir dengan skor tipis.
Final tunggal putra pun mempertemukan dua pemain yang tampil penuh percaya diri. Sidorenko membawa cerita kejutan, sedangkan Matsushima datang dengan performa solid.
Pertarungan ini berpotensi menjadi salah satu final paling menarik. Sebab, kedua pemain menunjukkan kemampuan menjaga tekanan pada fase krusial.
Final Putri Perjumpakan Sun Yingsha dan Kuai Man
Sementara itu, final tunggal putri United States Smash 2026 mempertemukan dua wakil China. Sun Yingsha akan menghadapi Kuai Man.
Sun Yingsha melaju ke final setelah mengalahkan Wang Yidi. Unggulan teratas itu menang 4-1 dengan skor 11-6, 11-9, 11-9, 9-11, 11-3.
Dalam laga tersebut, Sun kehilangan gim pertamanya sepanjang pekan. Namun, ia segera kembali menguasai pertandingan.
Kuai Man juga memastikan tempat di final setelah melewati laga panjang. Ia mengalahkan Miwa Harimoto dalam duel tujuh gim.
Kuai menang dengan skor 11-9, 10-12, 12-14, 11-8, 4-11, 11-9, 11-8. Hasil itu membuatnya lolos setelah dua hari beruntun menjalani laga jarak penuh.
United States Smash 2026 Sajikan Banyak Kejutan
United States Smash 2026 menghadirkan persaingan ketat di sektor putra dan putri. Namun, cerita Vladimir Sidorenko menjadi sorotan paling kuat.
Status wildcard membuat pencapaiannya terasa semakin besar. Selain itu, ia mengalahkan beberapa pemain papan atas dalam satu pekan.
Sidorenko kini hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk merebut gelar. Akan tetapi, Sora Matsushima juga datang dengan modal kemenangan penting.
Pada sektor putri, Sun Yingsha tetap menunjukkan konsistensi sebagai unggulan teratas. Di sisi lain, Kuai Man membuktikan ketangguhan setelah menang melalui duel panjang.
Final United States Smash 2026 pun menjanjikan laga panas. Publik akan menunggu apakah Sidorenko mampu menutup kisah kejutan dengan gelar juara.
Untuk referensi wisata lainnya, baca juga ulasan Ekuador Bungkam Jerman, Pantai Gading Cetak Sejarah di Hari ke-15 Piala Dunia 2026.