Olahraga
Berita Redaksi Diterbitkan Redaksi Breaking News Headline

Darurat jantung suporter Argentina meningkat selama Piala Dunia 2026

Ketegangan Laga Argentina Picu Lonjakan Darurat Jantung di Tucuman, terutama setelah laga dramatis melawan Inggris.

A
Ditulis oleh
Reporter
Profil Penulis
Dipublikasikan
19 Juli 2026 20:14 WITA
Diperbarui
20 Jul 2026 11:35
Waktu Baca
5 menit
Dibaca
45 views
Darurat jantung suporter Argentina

Otoritas kesehatan Provinsi Tucumán mencatat dua kasus serangan jantung saat Argentina menghadapi Inggris pada semifinal.

Dengan tambahan tersebut, jumlah kejadian kardiovaskular selama turnamen mencapai 35 kasus. Angka itu melampaui rata-rata bulanan sekitar 20 kasus.

Sistem kesehatan publik juga menerima lebih dari 30 panggilan darurat selama pertandingan.

Pasien melaporkan nyeri dada, tekanan darah tinggi, jantung berdebar, serta gangguan irama jantung.

Lonjakan itu muncul ketika Argentina bangkit dari ketertinggalan dan mengalahkan Inggris 2-1 melalui dua gol menjelang akhir laga.

Ketegangan panjang membuat pendukung terus berada dalam tekanan emosional hingga peluit akhir.

Namun, dokter menegaskan sepak bola tidak secara langsung menyebabkan serangan jantung.

Emosi ekstrem dapat memicu masalah pada orang dengan penyakit jantung atau faktor risiko tertentu.

Dua Serangan Jantung Terjadi saat Semifinal

Menteri Kesehatan Tucumán Luis Medina Ruiz menyebut dua pasien mengalami infark miokard akut selama pertandingan semifinal.

Tenaga medis memberikan penanganan darurat kepada kedua pasien tersebut.

Salah satu kasus terjadi ketika pasien sedang menjalani konsultasi medis.

Pasien mengalami henti jantung, tetapi tim medis berhasil melakukan resusitasi.

Setelah kondisinya kembali stabil, petugas memindahkan pasien ke rumah sakit lain.

Dokter kemudian melakukan tindakan darurat dan memasang dua stent pada pembuluh darahnya.

Medina Ruiz menilai tekanan selama pertandingan kemungkinan ikut memengaruhi kondisi pasien.

Menurutnya, stres meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah, terutama pada momen pertandingan yang sangat menegangkan.

“Pertandingan tentu memiliki pengaruh karena seluruh tekanan yang kita alami juga membebani jantung,” ujarnya.

Program kesehatan Tucumán bernama Palpitar menangani berbagai laporan selama Piala Dunia.

Program tersebut berfokus pada pencegahan dan respons cepat terhadap gangguan kardiovaskular.

Data pemerintah daerah menunjukkan jumlah darurat jantung suporter Argentina meningkat sejak turnamen dimulai.

Meski demikian, angka itu tidak membuktikan seluruh kasus terjadi hanya karena menonton pertandingan.

Riwayat kesehatan, usia, tekanan darah, diabetes, kolesterol, dan kebiasaan hidup turut memengaruhi risiko.

Emosi Pertandingan Dapat Memicu Reaksi Tubuh

Pertandingan besar dapat memicu respons stres yang kuat.

Tubuh melepaskan hormon seperti adrenalin ketika seseorang merasa cemas, marah, atau sangat tegang.

Akibatnya, denyut jantung dan tekanan darah dapat meningkat.

Pembuluh darah juga bekerja lebih keras untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh.

Pada kebanyakan orang sehat, perubahan tersebut biasanya tidak menimbulkan masalah serius.

Namun, kondisi itu dapat membahayakan orang dengan penyakit jantung atau faktor risiko tersembunyi.

American Heart Association menyebut emosi pertandingan dapat meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung.

Dalam situasi tertentu, respons tersebut dapat memicu gangguan serius pada kelompok rentan.

Penelitian terdahulu juga mengaitkan pertandingan berintensitas tinggi dengan peningkatan kejadian kardiovaskular pada pendukung fanatik.

Risiko lebih besar muncul pada pertandingan penentuan, laga rivalitas, atau kekalahan yang sangat emosional.

Karena itu, istilah “pertandingan bikin serangan jantung” tidak boleh dipahami secara harfiah.

Pertandingan lebih tepat disebut sebagai pemicu tambahan pada orang yang sudah memiliki kerentanan.

Argentina Berulang Kali Menguji Ketahanan Pendukung

Perjalanan Argentina menuju final berlangsung penuh tekanan.

Lionel Messi dan rekan-rekannya beberapa kali menghadapi situasi sulit pada fase gugur.

Tim juara bertahan tersebut kerap tertinggal sebelum membalikkan keadaan menjelang akhir pertandingan.

Pola itu menciptakan kebahagiaan besar sekaligus ketegangan berkepanjangan bagi para pendukung.

Laga melawan Inggris menjadi salah satu pertandingan paling menegangkan.

Argentina terlihat mendekati kekalahan sebelum mencetak dua gol pada menit akhir.

Kebangkitan tersebut mengantar mereka menuju final melawan Spanyol.

Namun, drama di lapangan juga meningkatkan tekanan emosional di rumah, kafe, dan ruang publik.

Pendukung sering menonton sambil berdiri, berteriak, merokok, atau mengonsumsi alkohol.

Sebagian orang juga mengabaikan obat rutin dan makan berlebihan selama pertandingan.

Gabungan perilaku tersebut dapat meningkatkan beban terhadap jantung.

Karena itu, risiko tidak hanya berasal dari hasil atau jalannya laga.

Lingkungan menonton dan kebiasaan pendukung juga ikut memengaruhi kesehatan.

Siapa yang Perlu Lebih Waspada?

Orang dengan hipertensi perlu mengendalikan tekanan darah sebelum pertandingan.

Pasien diabetes, kolesterol tinggi, dan penyakit jantung juga menghadapi risiko lebih besar.

Riwayat serangan jantung atau gangguan irama jantung membutuhkan perhatian khusus.

Selain itu, perokok dan orang dengan obesitas perlu menghindari tekanan tambahan.

Pendukung sebaiknya tetap mengonsumsi obat sesuai jadwal dokter.

Mereka tidak boleh menghentikan pengobatan hanya karena ingin menonton pertandingan.

Konsumsi alkohol, rokok, kopi berlebihan, dan makanan tinggi garam juga perlu dibatasi.

Selain itu, penonton dapat mengambil jeda singkat ketika suasana terasa terlalu menegangkan.

Pernapasan perlahan membantu mengurangi respons stres.

Duduk dengan nyaman dan minum air juga dapat membantu menjaga kondisi tubuh.

Namun, langkah tersebut tidak menggantikan pertolongan medis ketika gejala serius muncul.

Kenali Tanda Bahaya Serangan Jantung

Nyeri atau tekanan pada dada menjadi salah satu tanda paling umum.

Keluhan dapat terasa seperti dada tertindih, diremas, terbakar, atau sangat berat.

Rasa sakit juga dapat menjalar ke lengan, punggung, leher, rahang, atau perut.

Gejala lain mencakup sesak napas, keringat dingin, mual, dan pusing.

Sebagian pasien mengalami kelelahan mendadak atau detak jantung tidak teratur.

American Heart Association mengingatkan gejala dapat berbeda antara laki-laki dan perempuan.

Perempuan terkadang mengalami sesak, mual, nyeri punggung, atau kelelahan tanpa nyeri dada yang kuat.

Pendukung tidak boleh menunggu pertandingan selesai ketika gejala muncul.

Mereka harus segera menghubungi layanan darurat atau mendatangi fasilitas kesehatan terdekat.

Penanganan cepat dapat mengurangi kerusakan otot jantung dan meningkatkan peluang keselamatan.

Karena itu, jangan menganggap nyeri dada sebagai gangguan lambung tanpa pemeriksaan medis.

Dokter Ingatkan Pendukung Menonton dengan Bijak

Argentina kini tinggal satu kemenangan dari gelar Piala Dunia keempat.

Namun, final melawan Spanyol diperkirakan kembali menghadirkan tekanan tinggi.

Dokter meminta para pendukung menikmati pertandingan tanpa mengabaikan kondisi kesehatan.

Mereka yang memiliki penyakit jantung sebaiknya tidak menonton sendirian.

Keluarga perlu mengetahui obat, nomor darurat, dan fasilitas kesehatan terdekat.

Selain itu, penonton harus menghindari perdebatan atau aktivitas yang memperbesar emosi.

Menjaga suasana tetap tenang tidak mengurangi kecintaan terhadap tim nasional.

Sebaliknya, langkah tersebut membantu pendukung menikmati pertandingan dengan lebih aman.

Kasus di Tucumán menunjukkan emosi sepak bola dapat memberi dampak nyata pada tubuh.

Namun, kesadaran, pengobatan teratur, serta respons cepat dapat menurunkan risiko.

Argentina mungkin terus menghadirkan drama sampai menit terakhir.

Akan tetapi, pendukung tidak perlu mempertaruhkan kesehatan demi menyaksikan sejarah.

Informasi prestasi lainnya tersedia dalam laporan Inggris Gagal ke Final, Tato Juara Dunia Rp12 Juta Milik Suporter Jadi Sorotan.

Baca juga laporan terkait Argentina Terancam Sanksi FIFA usai Bentangkan Banner Malvinas.

Bagikan Artikel
Facebook X WhatsApp Link disalin
Sumber & Atribusi

Transparansi Redaksi

Sumber

Informasi sumber ditampilkan untuk transparansi redaksi dan atribusi pemberitaan.

Rekomendasi Redaksi

Berita Terkait

Dipilih otomatis berdasarkan topik, kategori, wilayah, tag, popularitas, dan kedekatan isi berita.

6 rekomendasi
Topik terkait:
A
Tentang Penulis

Adhika Ahmad — Reporter

Adhika Ahmad adalah penulis manado.news yang menyajikan berita, informasi daerah, dan laporan aktual seputar Manado serta Sulawesi Utara.

Redaksi manado.news

Koreksi atau informasi tambahan?

Pembaca dapat menghubungi redaksi untuk memberikan koreksi, data tambahan, atau klarifikasi terkait berita ini.

Hubungi Redaksi