Pemerintahan
Berita Redaksi Diterbitkan Redaksi Bolaang Mongondow Timur

Bupati Boltim Pimpin Upacara Harganas ke-33, Tekankan Ketahanan Keluarga di Era Digital

Bupati Boltim Oskar Manoppo memimpin upacara Harganas ke-33 dan menegaskan pentingnya ketahanan keluarga, penanganan stunting, serta peran orang tua di era digital.

Abdul Agus Heydemans
Ditulis oleh
Reporter Boltim
Profil Penulis
Dipublikasikan
29 Juni 2026 20:43 WITA
Diperbarui
29 Jun 2026 20:54
Waktu Baca
3 menit
Dibaca
2 views
pembangunan keluarga Boltim

BOLTIMBupati Boltim Oskar Manoppo, S.E., M.M., memimpin upacara peringatan Hari Keluarga Nasional atau Harganas ke-33 di halaman Kantor Bupati Bolaang Mongondow Timur, Senin (29/6/2026).

Upacara tersebut turut didampingi Wakil Bupati Boltim Argo V. Sumaiku. Kegiatan ini menjadi momentum pemerintah daerah untuk memperkuat ketahanan keluarga di tengah perubahan sosial dan perkembangan teknologi.

Dalam upacara itu, Bupati Boltim membacakan pidato resmi Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala BKKBN, Dr. Wihaji, S.Ag., M.Pd.

Melalui amanat tersebut, pemerintah menegaskan bahwa Harganas ke-33 menjadi ruang refleksi nasional. Terutama, dalam memperkuat institusi keluarga menghadapi era VUCA atau kondisi yang penuh perubahan, ketidakpastian, kompleksitas, dan ambiguitas.

“Ketangguhan keluarga bukanlah sekadar pilihan alternatif, melainkan keharusan mutlak dan urgensi nasional. Hal ini berkorelasi linear dengan masa depan Indonesia dalam memanfaatkan bonus demografi,” ujar Bupati.

Bupati Boltim Tekankan Tiga Pilar Pembangunan Keluarga

Bupati Boltim menegaskan tiga pilar utama yang perlu diperkuat dalam pembangunan keluarga. Pilar tersebut menjadi dasar penting untuk menciptakan generasi yang sehat, berkarakter, dan tangguh.

Pertama, pemerintah menekankan penuntasan prevalensi stunting melalui pemenuhan gizi pada 1.000 hari pertama kehidupan. Karena itu, keluarga memiliki peran besar dalam memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal.

Kedua, pendidikan karakter perlu dimulai dari lingkungan rumah. Bupati menyebut rumah sebagai ruang pendidikan pertama yang membentuk kepribadian anak.

Selain itu, keluarga juga perlu menjadi “Madrasah Abad 21” yang mampu membimbing anak menghadapi tantangan zaman. Dengan pendidikan karakter yang kuat, anak dapat tumbuh lebih siap menghadapi perubahan.

Ketiga, pemerintah mendorong pembangunan ketahanan mental anak. Langkah ini penting agar generasi muda memiliki daya tahan, kepercayaan diri, dan kemampuan beradaptasi.

Orang Tua Diminta Hadir di Tengah Disrupsi Digital

Bupati Boltim juga menyampaikan pesan khusus kepada para orang tua. Ia meminta ayah dan ibu hadir secara psikologis bagi anak-anak di tengah derasnya arus digital.

Menurutnya, kehadiran orang tua tidak cukup hanya secara fisik. Namun, anak juga membutuhkan perhatian, komunikasi, dan pendampingan dalam kehidupan sehari-hari.

Bupati mengingatkan keluarga agar membatasi penggunaan gawai secara bijak. Selain itu, orang tua perlu membangun komunikasi produktif dengan anak.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah berbagai persoalan sosial. Dengan pengawasan yang tepat, anak dapat menggunakan teknologi secara sehat dan bertanggung jawab.

Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat memperbarui cara pandang terhadap keluarga. Menurutnya, keluarga tidak boleh hanya dipandang sebagai unit terkecil dalam masyarakat.

“Keluarga tidak sekadar dipandang sebagai unit terkecil masyarakat, melainkan hulu dari kebijakan publik yang menentukan arah pembangunan bangsa,” tegas Bupati.

Harganas ke-33 Jadi Momentum Penguatan Keluarga

Peringatan Harganas ke-33 di Boltim menjadi momentum memperkuat komitmen pemerintah daerah terhadap pembangunan keluarga. Selain itu, kegiatan ini mengingatkan masyarakat bahwa keluarga berperan penting dalam membangun masa depan daerah.

Turut hadir dalam upacara tersebut Ketua DPRD Boltim, Samsudin Dama, S.T., M.E. Hadir pula Ketua TP PKK Boltim, Ny. Rosita Manoppo Pobela, S.E., M.Si.

Selain itu, Staf Ahli I TP PKK Ny. Lucia K. Sumaiku Mokoginta, A.Md.Kep., juga mengikuti upacara tersebut. Sekretaris Daerah bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan turut hadir dalam kegiatan itu.

Jajaran asisten, para pimpinan OPD, dan seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur juga mengikuti upacara. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan terhadap penguatan program keluarga di daerah.

Melalui peringatan Harganas ke-33, Pemkab Boltim berharap keluarga semakin tangguh menghadapi perubahan zaman. Karena itu, sinergi pemerintah, masyarakat, dan orang tua perlu terus diperkuat.

Pemerintah daerah juga mendorong keluarga menjadi pusat pembentukan karakter dan kesehatan anak. Dengan keluarga yang kuat, Boltim dapat menyiapkan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Jelajahi beragam tempat wisata Boltim melalui panduan lengkap destinasi bahari, wisata alam, danau, hingga cagar budaya yang menarik untuk dikunjungi.

Bagikan Artikel
Facebook X WhatsApp Link disalin
Abdul Agus Heydemans
Tentang Penulis

Abdul Agus Heydemans — Reporter Boltim

Abdu Agus Heydemans adalah jurnalis biro Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara. Ia aktif meliput isu pemerintahan daerah, politik lokal, hukum, pembangunan, dan peristiw...

Redaksi manado.news

Koreksi atau informasi tambahan?

Pembaca dapat menghubungi redaksi untuk memberikan koreksi, data tambahan, atau klarifikasi terkait berita ini.

Hubungi Redaksi