
MANADO.NEWS – Pertarungan antara Gervonta Davis vs Lamont Roach pada Sabtu malam berakhir dengan hasil imbang, namun banyak pihak menilai Davis sebenarnya layak didiskualifikasi karena tindakan kontroversialnya di ronde kesembilan.
Bahkan, menurut seorang wasit tinju profesional, keputusan yang diambil dalam pertandingan ini bisa saja memberikan kemenangan bagi Roach.
Insiden Aneh di Ronde Kesembilan
Momen yang menjadi sorotan terjadi di ronde kesembilan, ketika Gervonta Davis secara tiba-tiba mengambil lutut tanpa ada serangan dari Roach. Keputusan tersebut bukan karena pukulan lawan, melainkan karena Davis merasa ada sesuatu yang mengganggu matanya.
Setelah pertarungan, ia mengungkapkan bahwa masalah ini disebabkan oleh lemak rambut (grease) yang masuk ke matanya, akibat perawatan rambut yang ia lakukan sebelum pertandingan.
Meskipun demikian, banyak pihak yang menilai tindakan Davis seharusnya dihitung sebagai knockdown, karena dalam peraturan tinju, seorang petinju yang mengambil lutut tanpa kontak dari lawan biasanya dianggap terjatuh secara sah.
Keputusan Wasit Memicu Perdebatan
Wasit Steve Willis tidak menghitung insiden tersebut sebagai knockdown, tetapi seorang wasit senior yang berbicara kepada jurnalis tinju Chris Mannix menyatakan bahwa keputusan itu bisa saja berujung pada diskualifikasi Davis.
Menurut wasit yang tidak disebutkan namanya itu, Davis yang berjalan ke sudut ring untuk membersihkan wajahnya selama pertandingan berlangsung adalah pelanggaran serius yang bisa berujung pada kekalahan.
Selain itu, dua wasit lainnya juga sepakat bahwa tindakan Davis harusnya dianggap knockdown, yang berarti Roach bisa saja keluar sebagai pemenang.
Gervonta Davis Akui Kesalahan, Tapi Tidak Menyangka Bisa Didiskualifikasi
Usai laga, Davis mengakui bahwa dirinya memang sengaja mengambil lutut untuk menghindari terkena pukulan saat matanya sedang perih.
“Saya tidak ingin terkena pukulan saat mata saya terbakar. Dan Anda tidak bisa terkena KO dalam kondisi seperti itu, jadi saya lebih memilih untuk berlutut. Tapi saya tidak tahu kalau saya bisa didiskualifikasi karena hal itu. Saat Willis mulai menghitung, saya berpikir, ‘Apa-apaan ini?'” kata Gervonta Davis dikutip dari Daily Mail pada Senin, 3 Maret 2025.
Pada saat kejadian, wasit Steve Willis sempat memulai hitungan delapan, tetapi akhirnya memutuskan untuk tidak memberikan penalti kepada Davis. Meski demikian, banyak pihak yang mempertanyakan keputusan ini, karena tindakan Davis memang cukup langka dalam dunia tinju profesional.
Hasil Pertandingan dan Protes dari Para Penggemar
Pertarungan antara Gervonta Davis vs Lamont Roach berakhir dengan hasil mayoritas imbang (majority draw). Dua juri memberikan skor 114-114, sementara satu juri lainnya memberi kemenangan tipis 115-113 untuk Davis.
Keputusan ini memicu kemarahan para penggemar tinju, terutama setelah melihat insiden di ronde kesembilan yang dinilai sangat kontroversial. Bahkan, juara dunia dua divisi yang tak terbantahkan, Terence Crawford, turut bersuara dengan mengatakan bahwa Roach seharusnya menang.
“Roach menang, dan itu seharusnya dihitung sebagai knockdown. Mari kita lihat apa yang terjadi selanjutnya,” tulis Crawford di platform X (Twitter).
Ia kemudian menambahkan:
“Mereka benar-benar merampok kemenangan Roach. Ini gila.”
Dalam cuitan lainnya, Crawford menyoroti bahwa jarang sekali ada petinju yang mengambil lutut tetapi tidak dianggap knockdown oleh wasit.
“Aku belum pernah melihat seseorang mengambil lutut dan wasit tidak menghitungnya sebagai knockdown. Mereka sepertinya lupa dengan aturan malam ini.”
Apakah Hasil Ini Akan Ditinjau Ulang?
Kontroversi yang terjadi dalam laga ini memicu spekulasi apakah Komisi Atletik dan WBA akan meninjau ulang keputusan ini. Jika banyak tekanan dari komunitas tinju dan penggemar, bukan tidak mungkin akan ada penyelidikan lebih lanjut terkait insiden di ronde kesembilan.
Sementara itu, banyak yang berharap akan ada pertandingan ulang antara Gervonta Davis vs Lamont Roach, mengingat hasil laga ini menyisakan banyak tanda tanya. Jika pertarungan ulang benar-benar terjadi, maka Davis harus lebih berhati-hati agar tidak kembali terlibat dalam keputusan kontroversial yang bisa merugikan dirinya sendiri.
Keputusan Kontroversial yang Menguntungkan Davis
Pertandingan Gervonta Davis vs Lamont Roach yang berakhir imbang ternyata menyisakan banyak polemik, terutama terkait insiden di ronde kesembilan. Tindakan Davis yang mengambil lutut tanpa kontak lawan seharusnya dihitung sebagai knockdown, dan bahkan bisa berujung pada diskualifikasi.
Meskipun begitu, wasit Steve Willis tetap melanjutkan pertarungan tanpa memberikan penalti. Keputusan ini memicu protes dari berbagai pihak, termasuk para penggemar dan legenda tinju seperti Terence Crawford.
Kini, banyak yang menantikan apakah akan ada tinjauan ulang atas hasil laga ini, atau bahkan kemungkinan adanya rematch antara Davis dan Roach. ***